Sinar5news.com Siang kemarin di Masjid Mathla’ul Anwar Dusun Aikja Lombok Tengah dalam cuaca yang begitu panas tiba-tiba hening dan jama’ah merinding ketika yang ditugaskan untuk mempimpin pembacaan fatihah hizib dan sholatunnahdlatain menangis dan terbata-bata pada saat membaca fatihah tersebut.
Seperti keterangan pengurus masjid selaku tokoh setempat yang juga dalam sambutannya meneteskan airmata terharu dengan kehadiran cicit Al-Maghfurlah Maulana Syeikh, serasa yang hadir adalah Al-Maghfurlah Maulana Syeikh seperti saat masih hayat dulu.

Karena sebelum dan sesudah cicit Al-Maghfurlah Maulana Syeikh datang suasana berbeda, yang sebelumnya panas tiba-tiba terasa adem yang dirasakan jama’ah masjid Mathla’ul Anwar.
Mengingatkan pada nama Dusun Aikja yang diberikan oleh Maulana Syeikh yang sebelumnya bernama dusun aikje.

Dusun aikje diganti dengan Aik Ja’a, Aik itu keberkahan, Ja’a itu datang, insya Allah akan terus datang mengalir keberkahan dari Pancor ungkap Maulana Syeikh dulu saat hadir mengisi pengajian, tutur dari pengurus masjid dan masyarakat.
kemudian ditaukid oleh TGH.Muhammad Yusuf Ma’mun yang hadir mendampingi Maulana Syeikh waktu itu di Dusun Aikja.
Setelah itu kemudian cicit Al-Maghfurlah Maulana Syeikh TGH.Abdul Baasith Asdjazzi,Lc menyampaikan saat ini datang memenuhi undangan maulid sekaligus menyambung tali silaturrahim yang sudah terjalin sejak lama.
Dalam uraian pengajiannya juga menyampaikan ” Keutamaan dari silaturrahim itu sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasul yang mulia adalah memanjangkan umur dan memperluas rizki “




