Bekerja merupakan suatu kewajiban yang dijalani oleh setiap orang, karena menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata ´´bekerja“ memiliki makna melakukan suatu pekerjaan (perbuatan). Setiap manusia tidak terlepas dari aktivitas perbuatan dalam setiap detiknya.
Perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia berdasarkan kepada keinginan yang muncul dari hatinya. Sebagai contoh ketika seseorang merasa haus, maka muncul suatu keinginan yang kemudian diaplikasikan dalam bentuk perbuatan/pekerjaan, mulai dari mengambil gelas, kemudian mengisinya dengan air, kemudian meminumnya.
Bekerja juga dapat diartikan sebagai perbuatan/berbuat sesuatu yang kemudian menghasilkan sesuatu dari pekerjaan yang dilakukan tersebut. Dalam makna sempit, bekerja menjadi suatu kewajiban bagi kita sebagai manusia untuk terus berikhtiar meskipun setiap rizki bagi manusia telah ditentukan bukan berarti kita berdiam diri tanpa ada sedikitpun usaha yang kita lakukan untuk menggapai rizki yang telah Allah SWT tetapkan.
Sebagaimana firman Allah SWT di dalam Al- Qur´an sebagai berikut:
فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“ Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung.”(QS. Al-Jum’ah : 10)
Ayat di atas sangat jelas betapa pentingnya untuk terus berusaha mencari karunia Allah SWT dengan tetap ingat kepadaNya dalam keadaan apapun serta tidak meninggalkan kewajiban beribadah kepadaNya dalam bentuk Shalat. Dan dapat kita pahami pula bahwa adanya nilai keseimbangan atara Ibadah dan Bekerja serta tidak lupa atas karunia nikmat yang telah Allah SWT berikan, karena dengan terus kita mengngatNya (dalam arti bersyukur), Allah SWT berikan jaminan kepada kita sebagai orang yang beruntung. Insya Allah.
Kewajiban bekerja bagi manusia harus tetap dilaksanakan sesuai dengan kemampuan masing-masing, namun demikian bukan berarti pekerjaan yang kita kerjakan saat ini menjadi tuntutan utama dalam kehidupan kita sehingga kita lupa dengan Hak atas anggota tubuh kita. Setiap bagian anggota tubuh kita memiliki hak untuk menikmati karunia yang telah Allah SWT sajikan di alam dunia ini. Artinya, berikanlah kesempatan istirahat walaupun hanya sekedar menikmati secangkir kopi atau hanya sekedar rehat sejenak untuk mengembalikan stamina dan semangat kita dalam bekerja di sela-sela kesibukan pekerjaan yang kita jalani.
Ingat, ´´jangan terlalu sibuk dengan pekerjaanmu, karena anggota tubuh, otak, dan hatimu tidak hanya diciptakan untuk bekerja. Berikan kesempatan untuk menikmati keindahan alam yang telah Allah SWT ciptakan“.
Sebagai contoh lakukanlah tadabbur alam, karena dengan tadabbur alam melihat laut yang luas, bergemuruhnya ombak, beragam jenis-jenis ikan dan lainnya dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT atas karunia dan kekuasaaNya menciptakan keindahan alam dunia dengan segala isinya. Oleh karena itu di dalam Al-Qur´an terdapat ajakan untuk mengalihkan perhatian manusia terhadap benda-benda yang ada, agar dapat membuktikan adanya Allah SWT dengan segala sifat keagungan dan Maha KuasaNya.
Dengan mengamati benda-benda tersebut, bagaimana satu dengan yang lain saling membutuhkan, akan memberikan suatu pemahaman yang meyakinkan dan pasti, akan adanya Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Pengatur. Sebagaumana Firman Allah SWT :
إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda (ayat) bagi orang yang berakal” (QS. Ali Imran ayat 190).
Dengan demikian, bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup untuk selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati esok. Tetap bekerja namun jangan sampai meninggalkan ibadah kepada Allah SWT serta tidak menjadikan pekerjaanmu saat ini sebagai tuntutan wajib yang terus dikerjakan tanpa mengenal waktu untuk memberikan hak istirahat terhadap hati, akal, dan anggota tubuh kita lainnya. Mudah-mudahan kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur dan juga orang-orang yang bersabar.
والله الموفق والهادی الی سبيل الرشاد
Uje
Sabtu, 7 Rabiul Awal 1442 H / 24 Oktober 2020




