Karena begitu banyaknya hadits yang diperoleh oleh Abu Hurairah Radhiyallahu dari Nabi Muhammad shallallahu, maka diapun merasa banyak hadits yang dia lupa, hal ini diadukan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Mendengar pengaduan Abu Hurairah, akhirnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memberikan solusi kepada Abu Huraira Radhiyallahu Anhu.
Solusi yang diberikan kepada Abu Hurairah menjadikannya menjadi kuat ingatan, sehingga bisa mengingat hadits – hadits Nabi dengan sangat baik dan kuat.
Solusi seperti apakah yang diberikan kepada Abu Hurairah Radhiyallahu sehingga menjadikan ingatannya menjadi sangat kuat ?. Dalam sebuah riwayat disebutkan, bahwa ketika Abu Hurairah Radhiyallahu mengadukan masalah hafalan haditsnya kepada Rasulullah, beliau memerintahkan untuk menghamparkan selendangnya, lalu beliau (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, kemudian bersabda: “Ambillah.” Maka Abu Hurairah pun mengambil selendangnya. Dari sejak itulah ingatannya menjadi lebih kuat.
Keterangan tentang penjelasan diatas dapat kita temukan pada kumpulan hadits Sahih Bukhari pada No. Hadist: 116. Berikut teks haditsnya :
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ أَبُو مُصْعَبٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَسْمَعُ مِنْكَ حَدِيثًا كَثِيرًا أَنْسَاهُ قَالَ ابْسُطْ رِدَاءَكَ فَبَسَطْتُهُ قَالَ فَغَرَفَ بِيَدَيْهِ ثُمَّ قَالَ ضُمَّهُ فَضَمَمْتُهُ فَمَا نَسِيتُ شَيْئًا بَعْدَهُ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ بِهَذَا أَوْ قَالَ غَرَفَ بِيَدِهِ فِيهِ
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abu Bakr Abu Mush’ab berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ibrahim bin Dinar dari Abu Dzi’b dari Sa’id Al Maqburi dari Abu Hurairah berkata “Aku berkata, “Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: “Hamparkanlah selendangmu.” Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: “Ambillah.” Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi.” Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, “Menuangkan ke dalam tangannya.”
Muhammad Fathi



