Ini sederet kebijakan PSBB Di Bogor, Stasiun Di awasi!

Ini sederet kebijakan PSBB Di Bogor, Stasiun Di awasi!

Sinar5news.com – Jakarta – Antisipasi Penyebaran Covid-19 terus digencarkan oleh pemerintah daerah, hari ini Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai diterapkan di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi(15/04/2020).

Serangkaian kebijakan telah disusun oleh masing-masing kepala daerah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Aturan PSBB di Kabupaten Bogor tak jauh berbeda dengan DKI Jakarta. Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan “Tujuan PSBB untuk membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan/atau barang dalam rangka menekan penyebaran Corona Disease 2019 (COVID-19),” ungkapnya pada Selasa (14/4/2020).

Ade menjelaskan kegiatan belajar-mengajar di sekolah dan institusi pendidikan dihentikan. Namun untuk bidang kesehatan, masih dapat dilanjutkan.

“Aktivitas bekerja di perkantoran juga dihentikan sementara waktu selama PSBB berlangsung. Ade menjelaskan masih ada pengecualian untuk aktivitas pekerjaan.” imbuhnya

Untuk TNI, Polri, dan pelaku usaha yang bergerak di bidang kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor impor, distribusi, dan logistik masih dapat beroperasi. Namun dalam penerapannya, perlu dilakukan pembatasan jumlah karyawan.

Adapun untuk kegiatan keagamaan, semua tempat ibadah ditutup. Kegiatan keagamaan dilakukan di rumah masing-masing. Untuk pembatasan di tempat umum, bupati Bogor ini mengatakan, warga dilarang melakukan kegiatan dengan jumlah massa lebih dari 5 orang.

Selama berlangsungnya PSBB pasar rakyat hanya beroperasi dari pukul 04.00 WIB sampai 13.00 WIB dan minimarket dari 08.00 WIB sampai 18.00 WIB. Lalu supermarket, hypermart, dan perkulakan dari pukul 09.00 WIB sampai 18.00 WIB. Aturan lainnya adalah pertokoan dilarang menyediakan tempat duduk untuk pengunjung dan mengutamakan sistem delivery.

Selain itu Pemkab Bogor juga melakukan pembatasan moda transportasi umum. Kapasitas penumpang baik di kendaraan pribadi maupun umum, maksimal 50 persen.

BACA JUGA  Polda NTB : Bapaslon Pemilukada Wajib Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
BACA JUGA  Banjir Melanda Jakarta, Siapa Sangka Kaum Ibu Lakukan Hal Ini...

“Transportasi untuk antar-jemput barang, transportasi untuk fasilitas kebakaran, hukum, serta ketertiban dan darurat, masih dapat beroperasi.” ucapnya

Dia pun menerangkan, Pemkab Bogor akan melakukan pengawasan di sejumlah terminal, yakni di Terminal Cibinong, Cileungsi, dan Leuwiliang. Selain itu, Pemkab Bogor juga akan melakukan pengawasan di sejumlah stasiun.

Stasiun yang akan diawasi adalah Stasiun Bojonggede, Cilebut, Cibinong, Nambo, Cilejet, Tenjo, dan Parungpanjang. Ade menambahkan, Pemkab Bogor juga akan melakukan pengawasan di gerbang tol (GT). Gerbang tol yang akan diawasi adalah GT Cigombong, Ciawi, Sentul Selatan, Sirkuit Sentul, Citeureup, Gunungputri, dan Kranggan.

Bupati Bogor ini menambahkan, Pemkab juga akan melakukan pengawasan di sepuluh titik zona merah di kabupaten Bogor.- MS

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA