Hikmah Pagi : Sumber Hati yang Gelisah

Hikmah Pagi : Sumber Hati yang Gelisah

Sinar5news.com – Manusia kerap dihinggapi perasaan gelisah dan sedih. Kadang hal ini terjadi karena satu penyebab tertentu, namun kadang pula terjadi begitu saja, secara tiba-tiba tanpa kita sadari apa yang menjadi penyebabnya.

Kegelisahan biasanya muncul karena ada naluri dalam diri kita yang butuh untuk disalurkan. Apakah naluri beragama, naluri kasih sayang atau naluri eksistensi diri. Maka solusinya dengan berusaha untuk memenuhi semua naluri itu.

Banyak-banyak mendekatkan diri pada Allah dengan ibadah yang wajib maupun yang sunnah. Allah pun berfirman bahwa hanya dengan mengingat-Nya lah hati kita akan menjadi tenang.

اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Artinya: “Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’du: 28)

Banyak-banyak berbuat baik pada sesama manusia. Bersihkan dari segala penyakit hati. Berterima kasih pada mereka yang telah berbuat baik, sekecil apapun kebaikan yang mereka lakukan.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

“Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.” (HR. Abu Daud

Maafkan mereka yang yang menyakiti hati kita, sebesar apapun luka yang mereka torehkan. Karena kita pun seringkali khilaf.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidaklah seseorang memaafkan kecuali Allah akan menambah kemuliaannya.” (HR Muslim no 2588).”

Allah saja yang Maha Sempurna, ampunannya begitu luas. Maka bagaimana dengan kita yang banyak sekali kekurangannya? Mengapa sulit memberi maaf?

Jangan menaruh harapan pada manusia, karena akan berakhir kecewa. Berharaplah pada Allah, Sang Pemilik Semesta.

Jangan banyak meminta, sementara kita sedikit memberi. Nggak bersyukur atas apa yang sudah diberi. Kita tidak pandai menghitung nikmat, namun begitu pandai menghitung cobaan.

BACA JUGA  Yenny Wahid: Media Sosial Harus Dikembalikan Menjadi Ruang Rahmah, Asik dan Nyaman untuk Netizen
BACA JUGA  Yenny Wahid: Media Sosial Harus Dikembalikan Menjadi Ruang Rahmah, Asik dan Nyaman untuk Netizen

Kita begitu pandai menghisab orang lain, namun tidak pandai menghisab diri sendiri. Maka, sering merasa paling benar. Sering menyalahkan orang lain, atas masalah yang kita hadapi.

Padahal apa yang terjadi pada kita, bisa jadi akibat dari perbuatan kita yang salah. Ada kewajiban yang kita lalaikan. Ada kemaksiatan yang kita remehkan. Ada perasaan orang lain yang kita sakiti.

Itu semua adalah sumber kegelisahan. Itu semua adalah sumber kesedihan. Maka sekali lagi, solusinya adalah dengan terus mendekatkan diri kepada Allah, banyak berbuat baik pada sesama.

Jangan berharap kasing sayang dari orang lain, kalau kita tidak memberikan kasih sayang pada mereka. Karena Rasulullah Shollallahu’alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang tidak menyayangi, maka tidak akan disayangi.”

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA