Hari Jadi Ke-59, Pramuka Di Tuntut Untuk Berperan Aktif Melawan Covid-19.

Foto : Drs.H.Muhammad Juaini Taofik,M.AP ( Inspektur upacara.
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Apel peringatan Hari Pramuka Ke-59 tingkat Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) digelar dihalaman depan Kantor Bupati Lombok Timur, dengan mengambil tema Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 Dan Bela Negara. Bertindak selaku Inspektur Upacata Sekertaris Daerah(Sekda) Drs.H.Muhammad Juaini Taofik,M.AP. Jumat (14/08/2020).

Foto : Peserta Apel Pramuka

Dalam apel pramuka tersebut Inspektur Upacara memabacakan amanat Ketua Kwartir Nasional gerakan Pramuka Komjen (Purn) Drs. Budi Waseso, Sekda menyampaikan meskipun Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan yang fokus kepada pendidikan bagi anak-anak dan remaja, akan tetapi gerakan pramuka tetap aktif melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial, bakti masyarakat, dan pembangunan masyarakat.

Ditambahkan bahwa di tingkat Kwartir Nasional telah dibentuk satuan tugas penanggulangan bencana dan covid-19, sementara di jajaran Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, sampai Gugus Depan, berbagai satuan Pramuka peduli juga ikut bergerak bersama pemerintah dan masyarakat melawan wabah covid-19 dan membantu penanggulangan bencana alam. berbagai kegiatan penanggulangan wabah penyakit merupakan bukti eksistensi gerakan Pramuka sebagai bagian penting dalam upaya bela bangsa dan Negara.

Iklan
Foto : Peserta Apel Pramuka Di Halaman Depan Kantor Bupati Lotim-NTB.

Bencana alam dan wabah covid-19 yang membuat berbagai aktivitas masyarakat nyaris terhenti, tidak mempengaruhi latihan dan pembinaan. Saat pandemi ini kegiatan Pramuka diganti dengan latihan dan pembinaan tatap muka dalam jumlah terbatas dan mematuhi protokol kesehatan, maupun dengan berbagai kegiatan daring. Kegiatan ini justru dinilai berhasil menyatukan banyak anggota Gerakan Pramuka hingga dari seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia.

Poin lain dalam pidato tersebut adalah pentingnya revisi atas Undang-undang No. 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka guna memberi ruang gerak menggali sumber pendanaan dengan pengelolaan aset yang lebih baik, dan menjadi landasan yuridis dukungan keuangan pemerintah yang lebih tepat sasaran, dengan pembentukan satuan kerja (satker) tersendiri, langsung di bawah bapak Presiden, baik selaku kepala Pemerintahan maupun selaku ketua majelis pembimbing nasional (Mabinas) gerakan pramuka.

BACA JUGA  Rawa Jaya RW 04 Pondok Kopi Mewaspadai Terjadinya Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Dengan Sosialisasi Jumantik Mandiri

            Budi Wasesu juga dalam amanat tertulisnya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah serta seluruh elemen gerakan Pramuka dan berbagai pihak yang telah membantu berbagai aktivitas yang dilakukan Gerakan Pramuka.(Bul)