H.Hasan Rahman,SH : Rp.10 Miliar Dana Tak Terduga Untuk BPBD Lombok Timur, Untuk Tangani Bencan Alam.

Foto : H.Hasan Rahman Anggota DPRD Lotim Dari Fraksi Partai Golkar.
banner post atas

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur, Iwan Setiawan,S.sos menghadiri diskusi  Jaringan Advokasi Lingkungan Rinjani (Jalur) Nusa Tenggara Barat, membahas peran tanggung jawab pemerintah dalam pengelolaan  Lingkungan Hidup dan Bencana Alam. Bertempat di Desa Masbagek Utara Kecamatan Masbagek Kabupaten Lombok Timur. Rabu (30/12/2020).

Dari Diskusi Jalur tersebut dinilai peran dan tanggung jawab pemerintah dalam hal ini BPBD Lombok Timur, dinilai sudah mampu menangani kekeringan dan penomena Alam tahun 2020 ini disebabkan karena BPBD Lombok Timur Cepat tanggap dalam menangani kekeringan dan bencana alam lainnya.

Iklan

Iwan Setiawan, dalam menanggapi hal tersebut menjelaskan, memang itu tugas dan tanggung jawab kami di BPBD menangani kekeringan dan kejadian Penomena Alam lainnya.

Foto : Anggota Jalur NTB.

“Di Lombok Timur tahun 2020 ini sudah di landa kekeringan, alhamdulillah berkat bantuan masyarakat yang memberikan kami informasi sangat kami apresiasi, dan langsung kami tindak lanjuti, dan kami menyiapkan puluhan armada Tangki Air bersih, sebagian di kantor dan sebagainya lagi armada tersebut stanbay di masing-masing kecamatan yang mengalami kekeringan,” papar Iwan.

Ia juga menjelaskan terkait dengan penanganan Bencana Alam seperti banjir, agin puting beliung, hujan Es di wilayah Kecamatan sikur dan montong gading bisa teratasi dengan baik.

Sementara itu Politikus Partai Golkar DPRD Lombok Timur H.Hasan Rahman,SH. Mengapresiasi Kinerja BPBD Lombok Timur yang cukup tanggap dalam menangani bencana alam yang ada di daerah ini.

“Karena bencana ini sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, kinerja Bagian Kebencanaan ini sudah sangat luar biasa, saya pikir sudah tidak ada masalah. Cuma sehebat-hebat kita menangani setiap tahun seperti itu ya kalau kita tidak selesaikan dihulunya, termasuk penebangan hutan dan menjadi gundul saya pikir setiap tahun akan kita alami seperti ini,” ungkap Hasan Rahman.

BACA JUGA  Dandim 1615/Lotim : Razia Masker Cegah Penyebaran Covid-19, Di Era Adaptasi Kebiasaan Baru.

Hasan Rahman juga menambahkan melihat kinerja BPBD Lombok Timur  tersebut, DPRD sudah menganggarkan dana tidak terduga sebesar Rp. 10 miliar untuk tahun 2020 dan 2021, bahkan kalau masih kurang kita akan tambah. Untuk mengantisipasi bencana banjir dan bencana kekeringan.

“Tetapi saya sayangkan kalau kita gelontorkan 10 miliar bahkan kita akan tambah juga, ternyata akan tetap terjadi seperti itu, ini akan jadi masalah. Sehingga kita akan selesaikan juga bersama provinsi. Jangan kita hanya bergelut dengan kejadian yang setiap tahun dan tidak terselesaikan,” pungkasnya.(Bul)