Dr. Kadri: Kesepakatan NW & NWDI Memperkokoh Kesamaan Ideologi Perjuangan

Dr. Kadri: Kesepakatan NW & NWDI Memperkokoh Kesamaan Ideologi Perjuangan

Sinar5news.com- Pertemuan dan Kesepakatan Bersama Pengurus NW dan NWDI pada Selasa (23/3) baru-baru ini menjadi kabar gembira bagi jamaah dan keluarga besar kedua organisasi yang dirintis oleh Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Pakar Komunikasi Politik UIN Mataram Dr. H. Kadri M.Si turut memberikan komentarnya perihal perdamaian dan islahnya Pimpinan Organisasi Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat Nahdlatul Wathan (NW) tersebut.

Menurut pakar komunikasi dari UIN Mataram, Dr. Kadri, M.Si, kesepakatan tersebut menjadi spirit baru bagi keluarga besar NW dan NWDI dalam menyamakan langkah perjuangan, khususnya melanjutkan perjuangan Maulana Syaikh di bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan berbagai bentuk pengabdian masyarakat.

Lebih lanjut, alumni Program Doktor Ilmu Komunikasi Unpad ini mengatakan bahwa “melanjutkan perjuangan Maulana Syaikh” menjadi pengikat kebersamaan, meskipun mereka menggunakan nama organisasi yang sedikit berbeda. Aspek pengikat seperti ini dalam komunikasi sangat penting untuk menjaga komunikasi yang efektif.

Secara Akademis, Dr. Kadri mengutip satu teori yang relevan untuk menggambarkan kesepakatan bersama antara NW dan NWDI.

“Dalam teori komunikasi ada namanya teori ABX Newcomb, yang menjelaskan tentang adanya keseimbangan dalam komunikasi yang efektif. Jadi, keseimbangan dan kesamaan perjuangan NW dan NWDI (mewakili sudut A dan sudut B) ditentukan oleh adanya orientasi yang sama terhadap sudut X (yang dalam hal ini adalah perjuangan Maulana Syaikh)”, Demikian Dr. Kadri memperkuat argumentasinya dengan mengutip teori komunikasi. Kamis (25/3/2021).

Ketika ditanya tentang masa depan kesepakatan tersebut, Dr. Kadri dengan dengan yakin mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan tetap bertahan dan konsisten dijalankan oleh kedua belah pihak.

BACA JUGA  Selamat Ulang Tahun Sinar Lima, Semoga Tetap Bersinar

“Kesepakatan tersebut menyangkut persoalan dasar perjuangan suatu organisasi. Terlebih lagi perjuangan tersebut adalah amanah dan wasiat Maulana Syaikh yang merupakan pendiri NW dan NWDI. Inilah yang menurut saya mebagai perekat kebersamaan, yang tidak bisa dipisahkan oleh siapa pun dan keadaan apa pun”, ujarnya.

BACA JUGA  Nazham Batu Ngompal : Sya’ir Motivasi Mempelajari Tajwid Al-Qur’an (bagian pertama)

Sebelum menutup statemennya, Dr. Kadri mempertegas kembali bahwa islah antara NW dan NWDI bersifat emosional dan ideologis. Menurutnya, kesepakatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Mataram tersebut merupakan bentuk kesepakatan atau pengokohan komitmen kebersamaan secara emosional dan ideologis dalam mengawal wasiat perjuangan Maulana Syaikh. Hal inilah yang membuat ajaran dan warisan Maulana Syaikh akan semakin membumi di NTB dan di level nasional.

Editor: Rahman

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA