Disnaker Tangsel Study Banding Ke Disnaker Lombok Timur,Karena Lotim Kondusif Dalam Ketenagakejaan.

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Kepala Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten Drs.Sukanta selaku ketua rombongan study Banding Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 34 orang,ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi Kabupaten Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat(NTB). Rabu(11/03/2020).

Rombongan Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Selatan itu tiba diSelong sekitar pukul 14.00 wita yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi Lombok Timur,Drs.Supardi,S.Sos,S.Km dan semua Kepala Bidang dan Kepala Seksi yang ada dilingkup Disnaker Lotim.

Iklan

Kadisnaker Lombok Timur dalam kata penerimaannya mengucapkan selamat dating kepada rombongan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, meskipun Drs, Supardi mengaku tidak tahun apa yang menjadi pertimbangan dari Disnaker Tangerang Selatan untuk Kungker Lombok Timur.

Supardi juga secara umum menggambarkan poret Lombok Timur, yang merupakan Salah saru dari sepuluh Kabupaten/Kota yang ada di NTB dan tercatat sebagai Kabupaten yang terbanyak penduduknya yakni mencapai 1,3 juta jiwa dengan 21 Kecamatan dan 254 Desa/Kelurahan dengan 989 perusahaan.

“Kabupaten Lombok Timur memilki penduduk sekitar 1,3 jura jiwa dan terdiri dari 21 Kecamatan,254 Kelurahan dan Desa, memiliki 989 Perusahaan dengan rincian 50 Perusahaan Besar,33 Perusahaan Sedang dan 906 Perusahaan Kecil dengan tenaga kerja 20.000 orang,” Ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Selatan Drs.Sukanta dalam kata sambutannya mengatakan Kota Tangerang Selatan memiliki penduduk 1,642 juta jiwa dengan 7 Kecamatan,54 Kelurahan dan jumlah perusahaan sekitar 4.000 perusahaan.

Menurut Sukanta dipilihnya Disnaker Lombok Timur sebagai tujuan untuk Study Banding itu disebabkan karena Lombok Timur dalam penanganan ketenaga kerjaan tidak pernah didengar adanya aksi demo oleh para pekerja.

BACA JUGA  Makam Al Magfurullah Maulana Syeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid, Di Banjiri Peziarah.

“Pertama saya melihat Lombok Timur ini sangat kondusif, walaupun UMK nya memang masih dibawah tangsel,hubungan industrial dengan perusahaan dan tenaga kerja dan dinasnya sangat bagus,” Ujar Sukanta.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk Tangerang Selatan semua tenaga kerja yang ada sudah masuk Jamsostek(Jaminan Sosial Tenaga Kerja) bahkan sampai kepada tenaga yang lainnya seperti RT,RW,Guru Ngaji,Marbot juga masuk Jamsostek.

Sementara itu Kadis Disnaker Lotim Drs.Supardi,S.Sos,S.Km kepada wartawan menyampaikan bahwa hubungan kerja selalu dibangun antara Perusahaan dengan Tenaga kerjanya.

“Memang selalu kita bangun antara pemberi kerja dengan para buruh itu,makanya melalui dewan pengupahan itu selalu kita bina salah satunya adalah ciptakan kondusipitas,memang target kita yang paling itu memang harus sesuai dengan UMK,tapi kita juga tidak bisa memungkiri bahwa perusahaan kita kan masih didominasi oleh yang kecil,” Ungkap Supardi.

Jadi kalau itu tidak kita jalin dengan kondusipitas dan komunikasi yang baik dengan pemberi kerja dan pekerja ini maka kita akan kesulitan juga untuk mendapatkan Investasi dari perusahaan yang akan menanamkan modalnya dilombok timur.(Bul)