Diskominfotik Lotim Sukses Tingkatkan IPSS. Portal Satu Data Telah Memuat 324 Dataset. 

Diskominfotik Lotim Sukses Tingkatkan IPSS. Portal Satu Data Telah Memuat 324 Dataset. 

Sinar5news.com – Lombok Timur – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Lombok Timur menggelar kegiatan Input Data Sektoral 2024 dalam rangka memperkuat tata kelola data dan mendukung kebijakan berbasis data serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Acara tersebut di gelar dari tanggal 19 hingga 21 Mei 2025. Bertempat yang di Command Center Diskominfo Lotim.

Kegiatan ini melibatkan seluruh operator dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Para operator diundang untuk menginput dan memutakhirkan data sektoral yang akan menjadi bagian dari Portal Satu Data Lombok Timur.

Kepala Dinas Kominfo Lotim, Dr. H. Fauzan, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa saat ini Portal Satu Data Lombok Timur telah memuat sebanyak 324 dataset. 

“Ini merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi pondasi kokoh dalam membangun integrasi data yang bermanfaat bagi semua pihak,” ungkapnya di selong. Senin (19/05/2025) 

Lebih lanjut, Dr. H. Fauzan juga memaparkan bahwa nilai Indeks Pembangunan Statistik Sektoral (IPSS) Kabupaten Lombok Timur tahun 2024 meningkat signifikan menjadi 2,79 dengan kategori baik, dari tahun sebelumnya 2023 yang hanya sebesar 2,26 dengan kategori sedang. Peningkatan ini, menurutnya, mencerminkan adanya kemajuan dalam hal komitmen, koordinasi, dan pelaksanaan program statistik sektoral di daerah.

Sebagai catatan prestasi lainnya, Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) terbaik se-Nusa Tenggara Barat, sekaligus menempati peringkat ke-5 terbaik secara nasional. 

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan data tidak hanya terjadi di tingkat kabupaten, namun telah menyentuh hingga ke desa-desa di Lombok Timur,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Kadis Kominfo menegaskan bahwa data merupakan aset penting seperti aset lainnya.

“Data perlu dikelola dengan cermat, dijaga kualitasnya, dan digunakan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.”tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antar-OPD dalam membangun sistem data yang terintegrasi, akurat, dan dapat diakses oleh semua pihak sesuai prinsip Satu Data Indonesia.(red) 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA