Bupati Lombok Timur, Ragukan Hari Jadi Lotim, Karena Arsif Daerah Lemah.

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Wakil Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB). H.Rumaksi SJ.SH.membuka secara resmi book fair 2019, yang berlansung di GedungWanita Selong Lombok Timur, Kamis(24/10/2019).

Foto : Wakil Bupati Lombok Timur. H.Rumaksi,RJ. SH.

Dalam kata sambutanya Wakil Bupati H.Rimaksi SJ. SH. mengatakan, Perpustakaan dan arsip merupakan suatu hal yang penting dalam masyarakat. Oleh karena itu pemerintah sangat mengapresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Lombok Timur atas terselengaranya kegiatan ini.
Oleh sebab itu ungkap Rumaksi pemerintah menerbitkan UU 43 tahun 2007 tentang perpustakaan karena pentingnya perpustakaan yang di dalam UU 43 tahun 2007 itu berisikan tentang mencerdaskan kehidupan bangsa yang diamanatkan dalam UUD 1945.


Perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat untuk mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakep, kreatif, demokratis, bertatnggungjawab.
Tidak ada batasan untuk membaca ataupun belajar.Tetapi yang menjadi pertanyaan pemerintah adalah apakah amanat UUD 1945 benar-benar sudah di inplementasikan oleh pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah.
Karena perpustakaan dan arsif merupakan mitra kerja dari komisi satu.Yang menjadi perhatian juga adalah anggaran yang diberikan pemerintah kepada perpustakaan dan arsip yang sangat rendah.
Wakil bupati melalui sambutannya berharap agar anggaran yang diberikan kepada perpustakaan dan arsip bisa dikondisikan agar dapat mewujudkan amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Adapun persoalan yang ada diantaranya buku-buku yang ketinggalan zaman, lapuk, dan arsip-arsip pemerintah dan sejarah yang tidak bisa dijamin oleh anggaran yang ada.
Pemeliharaan buku yang tidak menggunakan tritmen.Wakil Bupati berharap supaya perpustakaan bisa memadai dan mengikuti perkembangan atau trend zaman dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat untuk mengembangkan minat membaca masyarakat.
Oleh karena itu anggaran menjadi sangat penting.Anggaran akan keluar ketika ada kesepakatan dari Bupati, DPR dan kepaladaerah. Oleh Karena itu wakil bupati meminta agar tugas DPR bisa ditingkatkan untuk mengkondisikan anggaran perpustakaan.
Ia mengakui betapa pentingnya arsip di Lombok timur, arsip-arsip yang dimiliki sangat lemah karena kurangnya data arsif dari asset-asset daerah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama.Karena kurangnya kelengkapan asset pemerintah daerah yang membuat Bupati Lombok timur H.M. Sukiman azmy seakan meragukan peringatan hari jadi Lombok timur yang di selenggarakan pada waktu lalu.
Harapan Wakil bupati pada saat ini dan kedepannya agar kearsipan harus ditingkatkan keamanannya agar disaat dibutuhkan dengan mudahnya mendapatkan arsip-arsip yang lama harapnya.(humas/Bul)

Iklan
BACA JUGA  Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto Menyediakan 100 Beasiswa Bagi Putra- Putri Terbaik Seluruh Nusantara