KMP Putri Yasmin Terbakar Di Selat Lombok Melayani Pelayaran Padangbai Bali – Lembar Lombok.

KMP Putri Yasmin Terbakar Di Selat Lombok Melayani Pelayaran Padangbai Bali – Lembar Lombok.

‎Sinar5news.com – Mataram – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang melayani angkutan penumpang dari pelabuhan Padangbai Bali menuju ke pelabuhan Lembar Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami insiden kebakaran diselat Lombok sekitar pukul 04.00 pagi Rabu. (12/08/2026)

‎Berdasarkan data manifest resmi, KMP Putri Yasmin mengangkut 131 orang penumpang, yang terdiri dari 114 orang penumpang dan 17 orang kru kapal. Akibat peristiwa tersebut, satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia.

‎Evakuasi korban ada yang dibawa ke Pelabuhan Padangbai Bali dan Pelabuhan Lembar Lombok Barat. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Padangbai, Heri Wiyanto, mengonfirmasi bahwa 35 orang penumpang yang tiba di Bali telah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh dan dipastikan dalam kondisi sehat. 

‎”Kami dari KSOP saat ini masih fokus terkait evakuasi. Untuk yang dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai ada 35 orang. Setelah kami evakuasi, langsung dilakukan cek kesehatan, hingga pukul 12.00 siang,”kata Heri.

‎KSOP Padangbai langsung memfasilitasi kepulangan para penumpang, termasuk memfasilitasi kelanjutan perjalanan bagi penumpang yang masih harus menuju ke wilayah NTB. Para penumpang sempat mengalami kepanikan saat kepulan asap dan api mulai terlihat membakar bagian kapal di tengah perairan Selat Lombok.

‎Terkait dengan pemicu timbulnya api di KMP Putri Yasmin, pihak otoritas kepelabuhanan menyatakan masih belum bisa memberikan kesimpulan awal.

‎”Untuk penyebab kebakaran, kami masih investigasi. Fokus kami saat ini evakuasi terlebih dahulu,” tegas Heri Wiyanto. 

‎Guna mempercepat proses pertolongan terhadap penumpang dan kru kapal yang tersisa, Kantor SAR Mataram bersama Kantor SAR Denpasar menerjunkan operasi SAR skala besar.

‎Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan sejumlah armada laut utama ke lokasi kejadian di perairan Sekotong. 

‎“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujar Hariyadi.

‎Tak hanya jalur laut, operasi evakuasi juga diperkuat oleh Kantor SAR Denpasar yang menerjunkan KN SAR Arjuna serta satu unit helikopter milik SGi Air Bali untuk melakukan pemantauan dan pencarian dari udara.

‎Hingga berita ini diturunkan, bangkai KMP Putri Yasmin masih berada di perairan Sekotong, Lombok Barat, sementara tim SAR gabungan terus merampungkan pendataan akhir terkait kondisi seluruh penumpang dan kru kapal.(red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA