Jakarta — Alhamdulillah, pertemuan tim ekonomi atau dewan ekonomi Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta yang digelar pada Jumat malam, 1 Mei 2026, menghasilkan sejumlah kesepakatan penting dalam upaya pengembangan usaha mandiri pondok.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman yayasan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT Agro Nusa Protindo, H. Mik Lalau Suherman, bersama Ketua Yayasan Kiai H. Muhammad Suhaidi, Pengawas Pendidikan Dr. H. Muslihan Habib, MA, Bendahara Yayasan Dr. H. Miftahuddin, LC, MA, Kepala TU Yayasan Ust. Ahmad, S.Pd.I, serta Bang Buhari selaku Wakil Direktur Sinar LIMA.
Dalam arahannya, H. Mik Lalau Suherman menyampaikan bahwa hasil diskusi malam itu telah “mengkristal” pada dua fokus utama pengembangan usaha. Pertama, yayasan akan mulai menginisiasi produksi makanan ringan berupa keripik yang diharapkan menjadi produk unggulan sekaligus trademark pondok. Produk ini nantinya dirancang memiliki keunikan tersendiri agar mampu bersaing di pasaran.
Kedua, yayasan juga akan memperluas usaha di bidang RPA (Rumah Potong Ayam), mengingat potensi lahan yang cukup luas di area pondok yang berlokasi di Gabus. Pemanfaatan lahan ini diharapkan dapat mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, baik dari sisi aset maupun sumber daya manusia.
Beliau menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar upaya ekonomi, tetapi juga bagian dari ikhtiar bersama untuk memberdayakan potensi internal yayasan demi memberikan kontribusi nyata bagi pondok dan umat.

“Banyak tantangan ke depan, namun kita optimis. Kunci keberhasilan usaha ini adalah adanya diferensiasi atau keunikan yang membedakan dari usaha lain. Kita memang pondok, tetapi harus memiliki pola pikir entrepreneur dan visi bisnis ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Kiai H. Muhammad Suhaidi turut menyampaikan doa dan harapannya kepada Direktur Utama PT Agro Nusa Protindo. Beliau mendoakan agar H. Mik Lalau Suherman senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang serta kesuksesan.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kemandirian ekonomi yayasan. Dengan semangat kebersamaan dan niat yang kuat, diharapkan unit-unit usaha yang dirintis dapat berkembang dan memberikan manfaat yang luas.


