Kunjungan Sudinkes Jakarta Timur ke Ponpes Nahdlatul Wathan, Dorong Penguatan Poskestren

Kunjungan Sudinkes Jakarta Timur ke Ponpes Nahdlatul Wathan, Dorong Penguatan Poskestren

Jakarta Timur – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan santri terus dilakukan oleh Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Hal ini terlihat dalam kunjungan yang dilakukan ke Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta yang berlokasi di Kelurahan Penggilingan, pada Kamis (30/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, hadir sejumlah perwakilan tenaga kesehatan, di antaranya Winda Apriani, SKM dan Shinta Gabriel Febriana, SKM selaku Penanggung Jawab Pemberdayaan Masyarakat dan Promosi Kesehatan dari Puskesmas Cakung. Turut hadir pula Dadang Suhermawan, M.Psi., Psikolog dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.

Kedatangan tim disambut hangat oleh pihak pesantren, yang diwakili oleh Ibu Dian dari bagian Poskestren serta sekretaris pesantren, Ustadz Sugi. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari kedua belah pihak.

Dokumentasi saat kunjungan berlangsung di dalam ruangan posketren Nahdlatul Wathan 30/4/26

Dalam kesempatan tersebut, Dadang Suhermawan menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memberikan bimbingan serta pendampingan kepada Poskestren yang ada di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan. Ia menegaskan pentingnya peran Poskestren sebagai ujung tombak dalam menciptakan lingkungan pesantren yang sehat.

“Kami hadir di sini untuk membimbing dan memberikan pendampingan kepada Poskestren di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan, Kelurahan Penggilingan. Harapan kami, pesantren ini dapat menjadi pesantren sehat yang didukung oleh Poskestren sebagai kunci dalam menjaga pola hidup sehat para santri,” ujar Dadang saat diwawancarai oleh tim Sinar Lima.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya keaktifan para santri, khususnya santri sehat, serta peran pembimbing dalam menjalankan program Poskestren. Menurutnya, keberhasilan Poskestren tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga pada partisipasi aktif seluruh elemen pesantren.

Selain itu, Dadang juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran dari pihak pesantren guna menunjang keberlangsungan kegiatan Poskestren. “Dukungan anggaran dari pondok pesantren akan sangat membantu dalam menjaga keberlanjutan dan keaktifan program Poskestren di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Winda Apriani, SKM menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada kunjungan saat ini saja. Ia mengungkapkan bahwa akan ada pertemuan lanjutan setelah kunjungan hari ini. 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara instansi kesehatan dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal.

Dengan adanya pendampingan ini, Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta diharapkan mampu menjadi percontohan pesantren sehat di wilayah Kelurahan Penggilingan, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran hidup sehat di kalangan santri dan pengelola pesantren.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA