Sinar5news.com — Jakarta — Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi, melakukan silaturahim dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, di Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam membangun umat dan bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, TGB Muhammad Zainul Majdi didampingi oleh Tuan Guru H. Muhammad Suhaidi selaku pimpinan Perguruan Nahdlatul Wathan Jakarta, serta Dr. Agus Yusron sebagai kader muda NWDI. Kehadiran rombongan ini bertujuan untuk menyampaikan perkembangan terbaru serta berbagai kiprah NWDI dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.

Pada kesempatan itu, TGB Muhammad Zainul Majdi menyampaikan sejumlah program strategis NWDI yang terus dikembangkan, termasuk penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, serta pengabdian masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keumatan. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen NWDI dalam berkontribusi terhadap pembangunan umat dan bangsa.

Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi kontribusi NWDI dalam memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat serta pembangunan sumber daya manusia. Ia juga memberikan sejumlah masukan dan arahan agar NWDI terus meningkatkan peran dan kontribusinya di tengah masyarakat.
Menurut Menteri Agama, organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat pendidikan karakter, serta mendorong pembangunan nasional yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat yang mendampingi Menteri Agama, di antaranya Dr. Mukhlis M. Hanafi, Dr. Sahiron, dan Dr. Gugun Gumilar. Kehadiran mereka turut memperkaya diskusi yang berlangsung selama pertemuan tersebut.
Melalui silaturahim ini, diharapkan hubungan antara NWDI dan Kementerian Agama semakin erat serta mampu mendorong kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat di masa mendatang.


