Pengajian Halal Bihalal dan Walimatussafar Bersama Dr. TGH. Muslihan Habib, MA Majelis Ta’lim Hamzanwadi NW Jakarta Dihadiri Ratusan Jamaah
JAKARTA Timur – Suasana khusyuk dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Hamzanwadi Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta pada Ahad (12/04/2026). Ratusan jamaah ibu-ibu yang didominasi warga Kp. Pisangan dan sekitarnya yang berada di wilayah Penggilingan, Cakung, tumpah ruah mengikuti agenda besar: Halal Bihalal sekaligus pembukaan pengajian rutin bulanan pasca-Ramadhan, serta Walimatussafar keberangkatan haji Ibu Rakmah, S.Pd.
Acara ini resmi dibuka sebagai tanda dimulainya kembali aktivitas tholabul ilmi setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Dalam sambutannya yang penuh motivasi, Dra. Hj. Mutmainnah mengajak para jamaah untuk menjaga semangat istiqomah.
“Mulai saat ini, kita buka kembali lembaran belajar kita. Semoga semangat Ramadhan kemarin membawa kita pada ketetapan hati untuk terus hadir dalam majelis ilmu ini tanpa putus,” ujar Hj. Mutmainnah. Semangat ini senada dengan undangan resmi yang dirilis oleh sekretaris Mimin Muto’ah dan diketahui oleh Ketua Yayasan Mi’rajush Shibyan NW Jakarta, Drs. TGKH. Muhammad Suhaidi, SQ.
Keutamaan Berjabat Tangan dan Bahaya Hutang
Puncak acara diisi dengan mauidzah hasanah oleh Dr. TGH. Muslihan Habib, MA, yang juga merupakan Ketua Umum PW NWDI DKI Jakarta. Dalam penyampaiannya yang energetik, beliau menekankan bahwa Halal Bihalal adalah momentum emas untuk menggugurkan dosa antar-sesama manusia melalui jabat tangan yang tulus.
Beliau mengutip sebuah hadits Rasulullah SAW:
مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا
“Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu bersalaman, melainkan Allah ampuni dosa keduanya sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).
Namun, Tuan Guru Muslihan juga memberikan peringatan keras mengenai urusan duniawi yang sering dianggap sepele, yakni hutang piutang. Ia menegaskan bahwa hutang yang belum tuntas dapat menjadi penghalang besar bagi seseorang untuk menikmati indahnya surga, meskipun ia mati syahid sekalipun.
Hal ini bersandar pada hadits nabi:
نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ
“Ruh seorang mukmin itu tergantung karena hutangnya, sampai hutang itu dilunasi.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Beliau juga merujuk pada ayat terpanjang dalam Al-Qur’an, yaitu Surat Al-Baqarah ayat 282 (Ayat Mudayanah), yang secara spesifik mengatur tentang ketelitian dalam urusan hutang piutang. “Mari selesaikan urusan kita dengan sesama manusia agar saat wafat nanti, tidak ada hijab atau penghalang antara kita dan surga Allah,” tegasnya.
Walimatussafar: Mengetuk Pintu Langit Menuju Makkah
Suasana haru menyelimuti majelis saat TGH. Muslihan Habib menyampaikan permohonan maaf mewakili istrinya, Ibu Rakmah, S.Pd, yang dalam waktu dekat akan bertolak ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Dalam Walimatussafar tersebut, beliau memohon doa agar sang istri diberikan kelancaran, kesehatan, dan kekuatan selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
“Mohon doakan agar istri saya mendapatkan haji yang mabrur, yang tiada balasan baginya kecuali surga. Dan saya doakan pula, semoga Ibu-ibu sekalian segera dipanggil dan terpanggil oleh Allah untuk sampai ke Baitullah, minimal melaksanakan umroh. Jangan pernah ragu untuk terus berdoa,” ucap beliau yang langsung diamini secara serentak dan penuh semangat oleh ratusan jamaah.
Acara diakhiri dengan mushafahah (bersalam-salaman) yang penuh khidmat. Majelis hari ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, namun menjadi perjalanan batin bagi jamaah untuk saling memaafkan, memperdalam ilmu, dan memupuk harapan besar agar suatu saat dapat bersujud di depan Ka’bah mengikuti jejak Ibu Rakmah.
DATA PENULIS
-
Nama: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM (Ust. Amrullah)
-
Profesi: Jurnalis Sinar5News.com & Guru BK (SMP NW/Lab Jakarta)
-
Dakwah: Khatib Jum’at DKI Jakarta & Bekasi, Penulis Naskah Khutbah Nasional.
-
Spesialisasi: Penggagas Metode Al Akrom (5 Jam Bisa Baca Al-Qur’an) & Pengajar Tahsin/Tafsir.
-
Karya: Penulis puluhan buku & Pencipta 12 album lagu religi.
-
Media: YouTube: Abu Akrom Channel & SinarLIMA TV
-
Kontak: 0878-8727-032



