Sinar5news- Jas merah., jangan pernah lupakan sejarah. Ungkapan Bung Karno masih terngiang di benak kita bangsa Indonesia akan makna penting untuk selalu mengingat sejarah. Sehingga, tidak terjerumus dalam kebijakan yang keliru. Amerika pakta sejarah Amerika sangatlah mengerikan dunia, sebagai sebuah negara besar penduduk warga bumi yang merampas tanah dataran Amerika dari penduduk asli pribuminya sendiri dengan mengusir suku aborigin asli sebagai pewaris daratan Amerika tempo dulu. Begitu juga dengan bangsa Israel yang mencaplok tanah Palestina untuk dijadikan wilayah tempat tinggal yahudi Israel sekarang. Kedua negara ini selalu menjadi pemicu konflik diseluruh kawasan di dunia ini.
Sejarah mencatat hampir semua dunia diseluruh kawasan benua pernah di bombardir Amerika. Baru – baru ini sebelum perang Iran Amerika mulai berkecamuk. Amerika terlebih dahulu mencaplok menculik presiden Venezuela. Amerika Israel harus segera dihentikan dilucuti dominasinya di dunia ini untuk kehidupan yang berkeadilan dan berperadaban tanpa kekerasan. Memulai perjanjian gencatan senjata, perundingan menghentikan perang acap kali mereka langgar. Inilah ciri bangsa munafik berkata mereka ingkari, mereka berjanji tapi mereka khianati juga.
PBB sebagai forum negara- negara berdaulat di dunia. Wadah musyawarah negara – negara dalam segala bidang untuk mewujudkan tatanan kehidupan dunia yang aman, adil, damai, sentosa, perlu reformasi total. Reformasi PBB harus segera dilakukan agar Amerika Israel tidak melulu mengunakan legitimasi PBB untuk mencaplok dan membunuh. Indonesia sebagai bangsa besar yang pernah melahirkan gerakan non blok. Haruslah bangkit berdiri paling depan memulai melucuti hak veto Amerika yang sangat kuat.
Pemegang hak veto perlu diperluas agar terjadi keseimbangan dan keterwakilan kawasan di seluruh benua. Dunia perlu ditinjau kembali hak veto itu, supaya dapat mewakili keterwakilan dari semua benua yang ada di jagat. Semisal timur tengah perlu penambahan pemegang hak veto dengan negara Iran mewakili kawasan negara teluk. Untuk Asia tenggara diwakili Indonesia sebagai negara besar pemilik hak veto di PBB, sementara benua Afrika diwakilkan oleh negara Afrika Selatan. Kemudian negara yang sudah memiliki hak veto terus berlanjut hanya perlu penambahan sesuai letak biografis mewakili kawasan.
Penambahan dan penataan ulang pemilik hak veto di PBB urgent dilaksanakan terhadap kondisi dan tuntunan zaman yang kompleks agar dapat segera diatasi dengan adil dan bijaksana. PBB harus tegas kepada semua anggota yang melanggar aturan main yang sudah disepakati bersama. Maka, PBB harus melucuti anggota yang terus sengaja melanggar untuk menjaga citra dan Marwah PBB dimata anggota. Selama ini yang selalu melanggar resolusi PBB adalah Amerika dan Israel. Ke depan PBB harus tegas melucuti memberi sangksi semua negara yang berani melanggar aturan PBB. Hanya dengan jalan ini dunia akan lebih aman damai.
Perang hanya menyisakan traumatik, kehancuran dan kemunduran sebuah peradaban bangsa. Dunia melalui lembaga PBB harus tegas menghukum negara yang suka perang suka membunuh saudaranya sesama ummat manusia. Entah dengan melucuti berupa memutuskan hubungan bilateral negara tersebut agar terisolasi dengan dunia. Hanya dengan memberikan sangsi tegas sebagai efek jera agar kehidupan dunia bebas dari kejahatan kekerasan yang merugikan sesama ummat manusia.
Selama PBB berdiri sampai sekarang dominasi Amerika Israel tidak boleh terjadi di lembaga resmi dunia ini. PBB harus berdiri diatas dan untuk semua golongan. Berpihak kepada kebenaran membela kaum lemah tertindas, menjaga kehidupan dunia yang lebih berimbang adil bijaksana. Dengan demikian kekerasan apalagi perang tidak akan pernah meletus kembali oleh dan dari negara manapun di dunia ini. PBB harus menjadi penengah yang mendamaikan dan menyelesaikan perselisihan dengan berkeadilan.




