Salah satu kegitan dakwah yang dikembangkan oleh Nururrahman Nahdlatul Warthan adalah membangun silaturrahmi lewat pengajian dan Majlis Taklim.
Sitem tradisional seperti ini ternyata masih trend di kalangan masyarakat Bekasi karena moment mingguan ini selain dijadikan untuk menimba ilmu ilmu agama dari guru juga di jadikan ajang pertemuan secara kekeluargaan untuk memperkuat tali silaturrahmi diantara anggota pengajian.
Pengajian rutin Nururrahman Nahdlatul Wathan yang diselenggarakan setiap malam Senin, dan khusus malam jum’at pembacaan hizib secara berjama’ah bertempat Mushallah Baiturrahman dan Nurul Jannah Nahdlatul Wathan secara bergiliran sesuai kesepakatan para anggota pengajian.
Kegiatan ini secara terus menerus dilakukan sejak berdirinya Nururrahman Nahdlatul Wathan di Bekasi. Dalam sejarahnya, Majelis Ta’lim ini
terbentuk sejak pada tanggal 14 Oktober 2014 yang dilatar belakangin oleh keinginan beberapa orang anak muda yang ingin mendirikan majlis ta’lim Sebutlah dia bang Adul dan mas broto yang punya inisiatif mengajak anak-anak muda untuk mengaji, Namun mereka bingung siapa yang akan mengajari mereka mengaji.
Tiba-tiba mas broto sontak mengatakan “bagaimana kalau ustd Bayu Sugara saja yg mengajar kita, beliau sudah lama nyantri di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan jakarta.” Dan anggota yang lain pun setuju usyd bayu sebagai guru di majlis ta’lim tersebut yang pada saat itu memang belum di beri nama.
Beberapa hari kemudian, bang adul dan mas broto datang ke rumah ustd bayu untuk membicarakan niatnya membangun majlis, dan respon ustd bayu pun sangat luar biasa, beliau gembira sekali masih ada anak-anak muda yang semangat untuk mengaji.
Pengajian di mulai dari rumah Mas broto di awali dengan pelajaran tahsin Al-qur’an, para jama’ag yang hadir pada saat itu cukup banyak dan mereka semangat untuk mengikuti pengajian yang di pimpin oleh ustd bayu.
Sebulan sudah Ta’lim berlangsung, timbul keinginan para jama’ah untuk mengadakan peresmian majlis ta’lim. Para jama’ah tersulut semangatnya ketika ada keinginan untuk meresmikan majlis ta’lim, mulai dar mencari dana hingga ketika berlangsung acara jama’ah tetap semangat.
Tepat tanggal 14 Oktober 2014 Majlis Ta’lim Nururrahman Nahdlatul Wathan di resmikan oleh ayahanda TGKH.Muhammad Suhaidi, SQ di hadapan seluruh jama’ah dan para alim Ulama.
Hari itu adalah hati yang sangat mengharukan dan menjadi catatan sejarah, bahwa kita telah menancapkan bendera Nahdlatul Wathan di tanah gabus ini, guna menyambung hidup (hayat) guru besar kita. MAULANA SYAIKH TGKH.MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID.
Alhamdulillah berkat rahmat Allah MT Nururrahman NW masih tetap konsisten untuk berjuang menegakkan li i’ilaai kalimatillah melalui bendera Nahdlatul Wathan dari mulai didirikannya hingga saat ini.




