Ketua PP IP NWDI Kecam Gerakan Memojokan TGB Dengan Kasus Lama

Ketua PP IP NWDI Kecam Gerakan Memojokan TGB Dengan Kasus Lama

Sinar5newa.com – Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PP IP NWDI), Zahid Ramadhan memberikan tanggapan tegas terkait kembali mencuatnya kasus lama yang menyeret nama Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dalam dugaan korupsi divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT).

Dalam pernyataannya, Ketua Umum PP IP NWDI mengecam gerakan yang berusaha memojokkan TGB dengan isu yang sudah berkali-kali diklarifikasi oleh yang bersangkutan, baik melalui media massa, wawancara langsung, hingga diskusi di berbagai platform televisi nasional.

“Kami melihat ada upaya sistematis untuk menjatuhkan marwah TGB dengan mengangkat kembali kasus yang sudah jelas duduk perkaranya. Ini adalah tindakan yang keji dan tidak berdasar,” tegasnya.

Terkait tuduhan yang kembali dihembuskan, TGB sendiri telah memberikan klarifikasi dalam tiga poin utama:

1. Proses Divestasi Saham
TGB menegaskan bahwa proses divestasi saham PT NNT dilakukan secara kolektif oleh tiga entitas pemerintahan, yaitu Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Sumbawa. Keputusan yang diambil dalam pembentukan PT Daerah Maju Bersama (DMB) dan pelepasan 6% saham dalam konsorsium PT Multi Daerah Bersaing (MDB) dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama seluruh pemegang saham.

2. Tidak Ada Kerugian Negara
Isu dugaan kerugian negara hingga Rp 223,69 miliar dibantah keras oleh TGB. Ia menegaskan bahwa dari total penjualan saham, daerah justru mendapatkan manfaat sebesar 127 juta dolar AS (sekitar Rp 1,8 triliun). Bahkan, keputusan yang diambil saat itu merupakan opsi terbaik untuk keuntungan daerah, setelah pemerintah pusat menolak tawaran pembelian saham.

3. Dugaan Aliran Dana
Mengenai tuduhan adanya aliran dana Rp 1,15 miliar ke rekening pribadi di Bank Syariah Mandiri, TGB menegaskan bahwa uang tersebut merupakan pinjaman pribadi dari Rosan Roeslani dan tidak ada kaitannya dengan proses divestasi. Pinjaman tersebut juga telah dilunasi secara bertahap sesuai perjanjian yang dibuat jauh sebelum adanya penyelidikan KPK.

Ketua Umum PP IP NWDI meminta semua pihak agar tidak sembarangan mengaitkan berbagai hal tanpa melalui verifikasi dan klarifikasi berdasarkan fakta yang ada.

“Kami menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menghembuskan kembali isu ini demi kepentingan tertentu. Kami meminta agar informasi yang beredar tidak dipelintir demi kepentingan politik sempit yang justru mencederai kebenaran,” pungkasnya.

Pihaknya juga berharap agar TGB tetap kuat menghadapi berbagai cobaan dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang bertujuan merusak citra dirinya.

“Sebagai tokoh yang telah banyak berjasa untuk daerah dan bangsa, kami akan terus mendukung TGB untuk tetap berada di jalur perjuangan, melawan segala bentuk fitnah dan manipulasi politik yang merugikan,” tutupnya.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA