Ini motivasi ibadah dari Allah dalam berpuasa || Edisi 4 Ramadhan

Ini motivasi ibadah dari Allah dalam berpuasa || Edisi 4 Ramadhan

Hari ini kita telah sampai di hari yang keempat di bulan suci Ramadan. Kita bermohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Semoga hari ini kita dimuliakan olehnya dan lebih dari itu, kita bermohon padanya semoga seluruh amal ibadah yang telah kita lakukan khususnya dari awal Ramadan sampai dengan detik ini, berkenan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan penerimaan terbaik Insya Allah.

Semangat dalam ibadah sangat dibutuhkan, karena semakin semangat kita dalam beribadah, akan semakin menambah kualitas dan kuantitas ibadah yang kita lakukan. Lebih lagi pada bulan suci Ramadhan, membutuhkan semangat yang tinggi untuk memperoleh ganjaran puasa yang berlipat ganda jumlahnya.

Semangat beribadah akan mudah meningkat dengan cara mengintrospeksi diri terhadap berbagai amal yang telah dilakukan. Dengan introspeksi diri akan terlihat berbagai kelemahan kita dalam beribadah. Kelemahan tersebut adalah sebuah kekurangan yang membutuhkan perbaikan untuk menjadi lebih baik.

Allah sendiri sudah menyampaikan kepada kita tawaran-tawaran kebaikan keistimewaan kemuliaan di balik ibadah yang kita tunaikan. Tawaran tersebut merupakan sebuah motivasi beribadah supaya lebih semangat. Lebih lagi pada bulan suci Ramadan ini, mengumpulkan amal shaleh untuk menggapai tawaran Allah akan lebih mudah. Berikut tawaran Allah dalam Al-Qur’an sebagai pembangkit semangat dalam melakukan ibadah. Pada surat Ali Imran ayat 133 disebutkan:

وَسَارِعُوۡۤا اِلٰى مَغۡفِرَةٍ مِّنۡ رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالۡاَرۡضُۙ اُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِيۡنَۙ

Wa saari’uuu ilaa maghfiratim mir Rabbikum wa Jannatin arduhassamaawaatu wal ardu u’iddat lilmuttaqiin

Terjemah: Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.

Kita harus belajar memperbaiki hal-hal yang kurang di masa lalu untuk menjadikan pelajaran lebih baik di masa yang akan datang kemudian berharaplah kata Allah untuk mendapati tempat tinggal terbaik saat kembali kepada Allah di akhirat karena disiapkan satu surga Seluas Langit Dan Bumi. Allah menyiapkan surga Seluas Langit Dan Bumi Untuk orang-orang Yang bertaqwa. Inilah motivasi terbaik, jadi Allah meminta kita menunaikan satu pekerjaan ibadah, aktivitas amal shaleh yang nanti hasil yang didapatkan dari itu semua, Allah balas dengan surga yang Seluas Langit Dan Bumi dengan segala keindahannya.

Apakah beramal untuk mendapat surga keluar dari jalur keikhlasan ?.  Tidak, karena Ikhlas itu mengerjakan sesuatu semua karena Allah, Allah yang perintahkan kita beramal, nanti dia mengasih surga. Jadi, ketika kita beramal berharap untuk mendapat surga, adalah karena mengikuti perintah Allah. Maka ini pun masih masuk dalam kategori ikhlas menunaikan sesuatu karena Allah dan karena mengikuti perintah Allah subhanahu wa ta’ala.

Dalam beramal ada tingkatan-tingkatan keikhlasan. Di antara tingkatan itu adalah menekuni suatu ibadah karena perintah Allah untuk mendapatkan surga. Tingkat tertingginya dalam beramal adalah untuk mendapatkan ridha Allah dan ridha Allah itu yang paling tinggi. 

Muhammad Fathi 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA