Sinar5news.com – Lombok Timur – Universitas Gunadarma, Jakarta bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur (Lotim) serta Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim. Menggelar pelatihan pariwisata cerdas berbasis tekhnologi yang diikuti oleh beberapa pelaku pariwisata. Bertempat di kantor BPPD Lombok Timur.

“Ikhtiar tersebut sedang kita coba kembangkan ke depan,’’ kata Ketua BPPD Lotim, Muhammad Nursandi, Jumat (28/10/2022).
Sementara itu tim ahli dari Universitas Gunadarma (UG), sebagai salah satu universitas ternama yang mengembangkan teknologi informasi di Indonesia, saat ini sedang ada di Lotim untuk melakukan pelatihan.
‘’Kami kerja sama dengan Dirjen Dikti untuk program ini di Desa Loyok,’’ kata Dr. Edy Prihantoro, M.Ikom, M.Msi, salah satu pengajar teknologi komunikasi UG yang memimpin pelatihan pengembangan pariwisata cerdas berbasis teknologi di desa wisata Loyok.

Selain menggagas destinasi wisata berbasis tekonologi smart phone, UG juga juga sekaligus menunjukkan karyanya di Praja Coffee and Bungalows, salah satu homestay di Desa Loyok, Lombok Timur.
Pengelola Praja Coffee dan Bungalow yang berlokasi di Ajan Desa Loyok, Muhammad Isnai kepada wartawan mengatakan , pihaknya merasa terbantu dengan program pariwisata cerdas berbasis tekhnologi smart phone untuk kedepannya.

“Fasilitas di homestay menjadi lebih gampang pengoperasiannya, lebih efisien, dan tamu yang menginap betul-betul dimanjakan,’’ kata Moh. Isnaini. Sabtu (29/10/2022)
M.Isnaini menambahkan dengan program pariwisata cerdas berbasis tekhnologi smartphone ini, para tamu sangat dimanjakan dan terjaga privasinya. Karena dari pemesanan kamar sampai check out (keluar hotel atau bungalow) prosesnya dilakukan melalui smartphone.
“Dari pemesanan kamar, Anda cukup menekan fitur, maka lampu kamar menyala, fasilitas seperti pintu kamar mandi, air dari keran, menyalakan televisi, dan semua fasilitas di dalam kamar akan berfungsi dengan baik melalui satu aplikasi di smart phone Anda. Dalam arti mulai dari memesan kamar, beraktivitas di dalam kamar, hingga cek out, semuanya menggunakan teknologi smart phone, dan kami di Praja Coffee dan Bungalow tidak ada penambahan biaya sewa kamar untuk pelayanan aplikasi smartphone,” beber M.Isnaini
Sedangkan Kepala Dispar Lotim, Iswan Rakhmadi mengapresiasi pihak UG Jakarta yang memilih desa wisata Lotim sebagai tempat pelaksanaan program tersebut.
“Kita tentu saja ingin agar seluruh homestay dan destinasi wisata di Lotim akan berbasis teknologi smart phone tersebut,’’ katanya.
Sementara untuk tingkat NTB, Iswan melihat program desa wisata cerdas berbasis teknologi tersebut menjadi yang pertama kali di NTB.(red)


