Sinar5news.com – Usia muda selalu diidentikkan dengan fase kehidupan yang pas untuk mencoba berbagai hal baru. Sikap ini tidak salah karena biasanya setelah berusia di atas 20 tahun seseorang mulai punya otoritas untuk menentukan berbagai hal yang berkaitan dengan diri. Apalagi pada usia ini, kamu sudah mulai memiliki penghasilan sendiri.
Salah satu tantangan yang sering dihadapi saat usia muda adalah bagaimana mengatur keuangan agar imbang antara spending untuk pengalaman baru dan saving untuk jangka panjang. Seringkali, karena keasyikan mencoba hal baru malah lupa untuk menabung apalagi berinvestasi.
Kabar baiknya, sekarang pembicaraan mengenai pentingnya pengelolaan uang yang baik di usia muda semakin menjadi perhatian. Hal ini tentunya bisa menarik semangatmu untuk mulai berinvestasi. Ketimbang semua uang dihabiskan untuk pemenuhan gaya hidup, lebih baik mulai merencanakan keuangan untuk masa depan.
Namun, sebelum mulai berinvestasi kamu harus paham bahwa investasi itu berbeda dibanding menabung. Jadi jangan mentang-mentang sudah menyisihkan uang di rekening, urusan masa depanmu sudah tenang. Selain menabung, kamu juga perlu menyisihkan uang untuk investasi.
Apa sih bedanya antara menabung dan investasi? Menabung adalah proses menyimpan uang untuk tujuan tertentu dalam jangka pendek dan bisa dicairkan kapan saja. Kamu bisa menggunakan tabungan untuk berbagai keperluan. Menabung di bank biasanya ditujukan untuk mengamankan dana karena memiliki risiko rendah.
Berbeda dengan menabung, berinvestasi tidak semata mengendapkan sejumlah uang tetapi berpeluang mendapatkan pengembangan aset. Namun, karena memiliki keuntungan yang lebih, otomatis di dalamnya juga terkandung resiko ya. Sehingga tidak salah muncul istilah, high risk high return.
Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir karena sekarang ada banyak pilihan investasi yang rendah risiko. Asal dilakukan dengan hati-hati dan perencanaan yang baik, kamu bisa mengoptimalkan keuntungan secara terus menerus dan jangka panjang.
Apalagi, berinvestasi sejak dini akan memberi banyak manfaat untukmu. Setidaknya berikut 7 alasan kenapa kamu sebaiknya mulai berinvestasi sejak muda.
1. Mudah kejar mimpi
Saat muda ada banyak impian dan harapan yang mungkin kamu miliki. Ingin punya rumah sendiri, punya kendaraan sendiri, melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau pergi berpetualang berkeliling dunia. Sah-sah saja bila kamu bermimpi. Dengan berinvestasi, kamu selangkah lebih dekat untuk mewujudkan berbagai harapan dan impian.
2. Menambah sumber pendapatan
Saat berinvestasi, kamu berpeluang mendapatkan penghasilan tambahan dari peningkatan aset yang diinvestasikan. Sebagai contoh, saat membeli obligasi ritel Indonesia, kamu bisa mendapatkan imbal hasil yang akan diterima secara berkala. Jumlah bunga yang diterima tergantung nilai pasar (float rate) atau tergantung kesepakatan pada saat menyetorkan dana (fixed rate).
Dengan berinvestasi kamu bisa mendapatkan passive income sehingga dana yang akan kamu terima di akhir periode investasi akan meningkat dibanding dana awal. Untuk investor pemula sepertimu, pilihlah investasi minim resiko untuk menghindari terjadinya capital loss.
Berinvestasi jelas menguntungkan bila dibanding menabung. Semakin besar nilai investasi yang ditanamkan semakin besar pula peluang kamu mendapatkan keuntungan, Saat menabung uangmu cenderung diam di bank. Bahkan kamu harus membayar beban administrasi setiap bulan.
3. Biarkan uang bekerja
Bila kamu ingin menjadi “bos” dengan mulai berinvestasi kamu akan merasakannya. Hal ini karena lewat investasi kamu bisa mendapatkan peluang baru dan keuntungan dari pengembangan aset. Jadi, waktunya membiarkan uang bekerja untukmu.
Dengan berinvestasi sejak usia muda, kamu bisa mempersiapkan hari tua dengan lebih baik. Harus disadari bahwa akan ada masanya kamu tua dan pensiun. Bila sudah membiasakan diri berinvestasi sejak muda, maka saat sudah tidak produktif lagi kamu tetap punya pendapatan dari hasil berinvestasi. Keuntungan investasi sejak muda bisa dirasakan saat kamu sudah tua nanti.
4. Mengamankan Kekayaan dari Inflasi
Setiap orang pasti menginginkan untuk tetap mempertahankan harta atau kekayaan yang dimiliki. Salah satu cara mengamankan kekayaan mereka dari inflasi dengan berinvestasi di usia muda. Jika inflasi dalam satu tahun sebanyak tiga persen, investasi dengan imbal hasil tiga persen cukup untuk mengamankan nilai kekayaan dari inflasi.
Selain itu, manfaat investasi di usia muda juga bisa digunakan sebagai dana pernikahan. Hal ini karena dana kebutuhan pernikahan tidak sedikit, sehingga perlu mempersiapkan dana tersebut dengan berinvestasi. Adanya dana investasi untuk pernikahan, dapat menjadi solusi dari permasalahan kekurangan dana nikah.
5. Menjamin Kehidupan di Masa Depan
Salah satu manfaat investasi di usia muda adalah menyediakan dana pensiun untuk hari tua. Dengan begitu, segala kebutuhan hari tua nanti bisa tercukupi serta bisa mengamankan uang dari inflasi. Selain itu, investasi juga dapat membuat nilai uang semakin tumbuh, baik dalam jangka waktu singkat maupun panjang.
6. Merdeka Secara Finansial
Manfaat investasi di usia muda berikutnya, yaitu merdeka secara finansial. Dengan berinvestasi di usia muda, maka kebutuhan sehari-hari bisa tercukupi tanpa harus bekerja keras. Selain itu, aset yang dimiliki juga bisa mendatangkan uang yang mampu mengisi pundi-pundi rekening semakin banyak.
7. Memiliki Dana Darurat
Salah satu manfaat investasi di usia muda yang paling penting adalah memiliki dana darurat. Seseorang yang sudah berinvestasi di usia muda, akan lebih siap menghadapi berbagai perubahan di masa depan. Investasi bisa menjadi penolong saat keadaan mendesak atau darurat.


