Sinar5news.com – Mataram – Wali kota Mataram H. Mohan Roliskana didampingi Ketua DPRD Kota Mataram sekaligus Ketua Pembina Yayasan Darut Tahfiz An-Nuur Mataram H. Didi Sumardi meresmikan Gedung Yayasan Darul Tahfidz An-Nuur di Karang Kelok, Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang Kota Mataram, Jumat (5/11/2021).
Acara peresmian tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadir pada acara ini Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Ketua DPRD Kota Mataram sekaligus Ketua Pembina Yayasan Darut Tahfiz An-Nuur Mataram H. Didik Sumardi, Pejabat Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Kepala Kemenag Kota Mataram, Camat Selaparang, Lurah Monjok Barat, Kepala MIN se-kota Mataram, Kepala Lingkungan Karang Kelok, Para Tuan Guru, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan orang tua Wali Santri.
Ketua Yayasan Darut Tahfiz An-Nuur Mataram, ustaz Muhammad Haris memaparkan bahwa sebelum terbangunnya yayasan yang saat ini diresmikan, para santri TPQ/Diniyah sering kali pindah-pindah tempat menggunakan rumah warga.
“TPQDT awalnya bersifat nomeden pindah kesana kemari menggunakan rumah warga menjadi kelas kegiatan belajar mengajar, namun dengan upaya dan ikhtiar dari pengurus yayasan dan bantuan para donatur sehingga hari ini bangunan yayasan dapat berdiri tegak secara permanen”, ujar Ustaz Haris.

Ia juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam membantu pembangunan yayasan, baik secara materil maupun non materil.
“banyak pihak yang telah membantu pembangunan yayasan kami diantaranya ada donatur besar Ibu Hj. Nurmadiah Muiz Pengusaha dari Papua, Ketua DPRD Kota Mataram, Ibu Ir. Hj. Heni Kusmiwati (KKB), Ibu Hj. Andriah dari Jakarta, dll yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu”, ucapnya.
Pembangunan yang berjalan begitu cepat walaupun di saat Pandemi covid-19 melanda. Awal mulai membangun pada peletakan batu pertama 08 Juli 2020 lalu. Hampir tanpa kendala berarti sampai dengan tuntasnya pembangunan hingga diresmikan tahun ini.
Meskipun demikian namun santri yang ada sekitar 330 santri. Enam lokal bangunan ini masih belum bisa menampung seluruh santri sehingga masih menggunakan rumah Family menjadi kelas untuk berlangsungnya KBM TPQ/Diniyah. “Oleh karena itu besar harapan kami agar lahan 3 Are yang terletak bersebelahan sebelah utara bangunan ini dapat segera kita bebaskan untuk pembangunan kelas dan asrama guru dan santri”, harapnya.
Sementara itu Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana dalam sambutannya menyambut gembira kehadiran gedung Yayasan Darut Tahfiz An-Nuur Mataram. Baginya yayasan pendidikan ini sebagai penguat pendidikan formal yang berada di kota mataram.
Wali kota juga berpesan kepada tenaga pendidik dan Pembina serta Ketua Yayasan untuk selalu istiqomah dan terus berikhtiar untuk mengembangkan Yayasan, yang jelas menambah investasi pendidikan di Kota Mataram. “Dengan adanya yayasan ini dapat dilakukannya pembelajaran dan pengembangan lembaga pendidikan Al-Quran, juga sebagai estafet kader-kader syiar dakwah di Kota Mataram”, ujar H. Mohan. (Man)




