Sinar5news.Com – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur merancang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di jadikan sebagai suplier Bantuan Pangan Sosial ( BPS) di tahun 2021.mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk dari Asosiasi UMKM Lombok Timur.
Menyikapi hal tersebut Ketua Asosiasi UMKM Lombok Timur, H.Fahrurrozi menggelar Rapat Koordinasi dengan Forum Koordinasi dan Penyalur,Suplier dan Agen E-Warung dan pihak terkait bertempat di Selong. Rabu (06/01/2021)
Ketua Asosiasi UMKM Lombok Timur H. Fahrurozi menegaskan, imbauan Bupati Lombok Timur untuk memberikan ruang terhadap BUMDes yang akan menjadi suplier BPS sangat rentan dan beresiko, salah satu resiko munculnya oknum-oknum makelar.
“Saya juga mengingatkan untuk berhati-hati memutuskan terhadap desa-desa ini karena banyak oknum-oknum di desa berpotensi akan menjadi makelar seperti banyak desa yang membuat simpan pinjam namun hasilnya nol,” katanya.
Ia juga menegaskan, saat ini BUMDes masih mengalami kesulitan dalam perjanjian kerjasama antara suplier dengan agen-agen yang selama ini telah berjalan di Lombok Timur.
H.Fahrurrozi juga meyakini bahwa, sampai saat ini bupati belum mengeluarkan surat ataupun instruksi resmi kepada BUMDes untuk menjadi suplier pada BPS itu.
“Pada prinsipnya kami mendorong BUMDes sebagai suplier. Kami siap memback-up BUMDes untuk dijadikan suplier, hanya saja Pak Bupati belum mengajak kami berdiskusi terkait hal ini,” pungkasnya. (Bul).




