Oleh : ABDUL QUDDUS AL MAJIDI (SISWA KELAS 9 SMP PONPES NW JAKARTA )
Sekarang hari Ahad, matahari belum mengeluarkan sinarnya di pagi yang indah ini. Suara ombak masih terdengar jelas ditelingaku. Burung camar masih mengelilingi tempat penelitian kami sembari mencari ikan 🐟 Di sekitar sini. Masih jam 4 pagi. Kulihat dari jauh ada seekor penyu yang baru menetas sedang berjalan ke ufuk timur. Sungguh pemandangan yang luar biasa jika kamu melihatnya secara langsung.
Tak lama kemudian, seseorang memanggilku dengan logat Rusia, “Луис, привет мой друг. Пошли. Команда G-Force ушла 5 минут назад. Жду тебя на подводной лодке. Хорошо, Луис?” Artinya, “Luis, hei temanku. Ayo kita berangkat. Tim G-Force baru saja berangkat 5 menit lalu. Aku tunggu kamu di Submarine. Oke Luis?” Ajak orang itu. Dia berasal dari Rusia. Kota Astrakhan, itulah tempat tinggalnya. Ia termasuk teman terbaikku dan termasuk orang yang lebih senior dariku. Bernama Alexei Vyatcheslavovna. Kalau aku Muhammad Luis Maulana dari Indonesia (Jakarta). Lalu saya jawab, “да Алексей. Сколько минут мы уезжаем в Марианскую впадину? Iya Alexei. Berapa menit lagi kita akan berangkat ke Palung Mariana? ” Dengan bahasa Rusia, dia jawab “Sekarang cepat! sarapan dulu sana. Aku tunggu kamu di kapal selam Wolfer I.” Ucap Alexei. Baru kemarin ke Samudera Pasifik, sekarang harus kesana lagi? Pikirku.
Saya termasuk anggota baru di organisasi Oseanografi Scripps di tepi laut La Jolla, California, Amerika Serikat. Kan capek juga, baru masuk beberapa minggu yang lalu langsung ditugaskan aja. Kalo mau ngobrol dengan teman, harus pake bahasa Inggris. Tapi, temenku itu, Alexei biasa ngomong sama saya itu pake bahasa Rusia. Kalo ada yg ngawasin kami, baru pake bahasa Inggris. Kalo ketahuan pake bahasa yang berbeda, akan dikasih hukuman. Kalo kami mah saat ga ada yang ngawasin, baru pake bahasa masing-masing. Dia juga ngerti kok sedikit sedikit bahasa Indonesia. Tim saya namanya Sea Fighter II. Jadi ceritanya, saya dan teman teman saya sebenarnya pernah ditugasin ke Samudera Pasifik untuk meneliti spesies baru. Eh malah disuruh neliti lagi. Kan capek bolak balik. Tak apa lah. Lumayan bisa melihat pemandangan eksotik dari ikan ikan 🐠🐋🐟 disana.
“Hi. I’m Gilbert Allegro as today’s guide on the submarine ‘Sea Fighter II.’ Before we leave there are things to be aware of before exploring this PACIFIC OCEAN.” Kata pemandu penyelaman kali ini. Karena masih pemula, kami dikasih arahan dulu tentang Samudera Pasifik ini. Dengan logat Inggris, ia melanjutkan. “Apa itu Palung? Palung adalah jurang yang berada di dasar laut. Palung Merupakan depresi topografi sempit yang merupakan bagian terdalam dari samudera. Palung Mariana merupakan Palung yang paling dalam yang pernah ditemukan oleh manusia. Palung ini terletak di dasar Barat Laut Samudra Pasifik sebelah timur kepulauan Mariana. Titik terdalamnya ada di kerak bumi, yaitu maksimum 10.911 meter. Atau setara dengan 35.798 kaki.
Pertama kali diteliti pada 1951 oleh kapal angkatan laut Britania, dengan nama kapal Challenger II. Kemudian ia menamai titik terdalam tersebut yaitu Challenger Deep. Ia menggunakan gema suara untuk mengukur kedalaman Samudera Pasifik.
Ekspedisi ke 2 yaitu kapal selam berbasis robot, NEREUS pada tanggal 31 Mei 2009, yang diusut oleh Woods Hole INSTITUTION atau disingkat WHOI. Tim ini berbasis di masa Joseph, Amerika Serikat. NEREUS sukses menjelajahi ‘Challenger Deep’ pada kedalaman 11 kilometer. Ia bisa mendokumentasikan hasil penyelidikannya melalui kamera yang ada pada robot tersebut.
Dan yang ke 3 kalinyakalinya, ekspedisi James Cameron pada Selasa, 26 Maret 2012. kalian mungkin mengenalnya. Beliau adalah sutradara dari film TITANIC dan AVATAR. Ia bekerja selama beberapa tahun terakhir ini bersama insinyur yang membangun kapal selam tersebut, dengan berat 11 ton dan panjangnya lebih dari 7 meter. Dibiayai oleh National Geographic Rolex dan Oceanographic.
“Saya hanya duduk melihat keluar melalui jendela, sembari mengaguminya. Sangat berbeda dari biasa anda bayangkan. Anda harus mengalaminya sendiri. ” Begitulah kata James Cameron terakhir kali diliput oleh media. Ia memecahkan rekor menjadi manusia pertama yang sampai ke dasar Palung Mariana. Baiklah, ada yang mau bertanya?” Tegas mr. Gilbert.
Hening… “Kalau tidak ada yg mau bertanya, yasudah. Sekarang, kita akan menyelam menggunakan kapal selam Wolfer I. Semua sudah siap? ” Dengan tegas kami katakan, “Siap.” Ia berkata lagi, “Baiklah, mari menyelam… “
Saya akan kasih tau kalian pengalaman saya dan teman saya selama berada di kedalaman bawah laut ini. Kita akan melihat…
Penasaran? Tunggu cerpen saya yang ke 11 nanti. Sekian, bersambung ……




