MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan Konseling) SMP untuk kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur adalah satu wadah bagi guru BK untuk mengadakan pertemuan yang rutin dilakukan setiap bulan.
Banyak sekali agenda-agenda yang dibahas dalam setiap pertemuan, mulai dari pembuatan program tahunan, bulanan, mingguan sampai harian.
Karena demikian banyak adminiateasi guru BK yang mesti dikerjakan, maka pertemuan MGBK sangat membantu untuk mempermudah menyelesaikannya. Hal ini karena adanya kebersamaan untuk saling membantu antara satu dengan lainnya.

Dalam kegiatan MGBK juga terdapat pembekalan dari para nara sumber yang berkompten dibidangnya, sehingga guru BK merasakan adanya penyegaran untuk lebih semangat lagi membantu menyelesaikan berbagai masalah peserta didik yang dialami setiap hari.
Untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru BK ternyata tidak hanya mengadakan pertemuan di wilayah Kecamatan Duren Sawit, juga mengadakan kunjungan ke tempat-tempat tertentu yang ada hubungannya dengan pelajaran BK.
Pagi ini dikoordinir langsung oleh ketua MGBK Kecamatan Duren Sawit Ibu Irani Asti, S.Pd sesuai dengan kesepakatan semua guru BK, mengadakan kunjungan ke Laboratorium Bimbingan Konseling yang ada di Parung Bogor Jawa Barat. Rombongan yang terdiri dari 24 guru BK Kecamatan Duren Sawit berangkat pukul 06.30 sampai di Bogor sekitar pukul 08.30 diterima oleh pihak pengelola dan pengurus PPPPTK Penjas dan BK. Alhamdulillah kami disambut dengan hangat dan dipersilahkan masuk kedalam ruang yang telah disediakan.
Setelah itu kami mendengarkan pemaparan tentang fungsi dan manfaat Laboratorium BK. Di sini semua guru BK mendapatkan banyak pembelajaran tentang bagaimana praktik dalam mengadakan konseling baik konseling individu, kelompok maupun klasikal. Alhamdulillah kami banyak mendapatkan ilmu ilmu baru bagaimana seorang guru BK memberikan konseling yang menarik dengan menyediakan satu ruang yang nyaman, bersih dan menyenangkan, sehingga peserta didik merasakan kenyamanan dan ketenangan dalam diri pribadi mereka.
Kami juga mendapatkan pembekalan bagaimana menjadi seorang guru BK yang bisa diteladani dan bermanfaat bagi sesama. Salah seorang nara sumber yang sudah tidak asing lagi dan ahli dalam BK, beliau adalah Ibu Ana Susanti, M.Pd. Beliau menyampaikan, “seorang guru belum tentu seorang konselor, tetapi konselor pasti seorang guru”. Ada lagi satu ungkapan yang beliau sampaikan, “sebagai guru, kita tidak hanya menjalankan peran alih ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi agen perubahan dengan menanamkan nilai-nilai dan membangun karakter murid secara berkelanjutan”.
Sungguh kami merasa betsyukur dan bahagia dapat berkunjung ke Laboratorium BK yang ada di PPPPTK Penjas dan BK. In sya Allah kami akan mengamalkam semua ilmu yang kami dapatkan di sekolah masing-masing.
Kami ucapkan banyak terimakasih kepada pimpinan, pengurus dan pengelola PPPPTK Penjas dan BK yang telah sudi menerima kami dan memberikan banyak pembelajaran khususnya yang berkaitan dengan BK, semoga Allah menerima dan membalas kebaikannya. Aamiin. (Mar)
Jakarta, 30 Shafar 1441 H/29 Oktober 2019 M




