Tujuan dari dijabarkannya secara khusus makna Acprilesma oleh dr. Satria dalam raker tersebut agar benar-benar dalam berkiprah dan mengabdikan diri baik sebagai pendidik maupun karyawan di Sekolah Laboratorium Jakarta benar-benar dijadikan sebagai acuan secara lengkap dan utuh tanpa terpisah dalam penerapannya. Dijadikan sebagai kurikulum yang mesti terlaksana dan berlaku sepanjang masa, karena memang secara makna itulah sesungguhnya karakter setiap diri manusia yang ingin membawa perubahan dan manfaat besar bagi diri dan lingkungannya.
Sebenarnya penjabaran yang lengkap oleh dr. Satria tentang makna Acprilesma ini sudah dipandang cukup dan memadai bila dilihat dari segala sisi hampir tidak ada yang terlupakan. Tetapi menurut dokter Satria perlu ada penguatan, pendalaman dan penjabaran lebih jauh oleh para pakar dan praktisi pendidikan yang diundang pada Raker tersebut. Diantaranya Dr. Joko Nugroho, Dr. Ismail dan Dr. Didang Setiawan. Ketiga nara sumber ini sebenarnya cukup puas, senang, sepakat dan merespon secara baik penjabaran mengenai Acprilesma yang disampaikan oleh dr. Satria.

Dalam penjabarannya secara umum ketiga narasumber mendukung dan merespon secara positif apa yang disampaikan oleh dr. Satria. Kemudian mereka memperkuat dan memperluas penjabarannya sesuai bidang pengalaman yang mereka telah lalui selama ini. Dan alhamdulillah ketiga narasumber benar-benar memberikan suatu suntikan dan dorongan yang begitu kuat untuk dapat mengelola pendidikan secara baik dan maksimal di Sekolah Laboratorium Jakarta.
Kemudian hasil rekomendasi dari para narasumber untuk benar-benar membuat target-target yang hebat dan spektakuler dalam 10 tahun ke depan. Segenap dewan guru dan karyawan mencoba untuk berdiskusi lalu menyepakati butir-butir penting yang mesti diwujudkan dalam 10 tahun ke depan. Setelah itu disampaikan di depan narasumber, pembina Yayasan dan ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma. Untuk memperkuat tekad dan semangat dalam waktu 10 tahun ke depan sehingga menjadikan sekolah Laboratorium Jakarta yang terhebat dan terbaik, lalu mereka satu demi satu melakukan tanda tangan di atas kain putih yang telah disiapkan oleh ketua Yayasan.


