Catatan dalam pelaksanaan shalat gerhana bulan
1. Bagi yang terbisa menggunakan lafadz niat terdahulu sebelum memasang niat shalat, silahkan menggunakan lafadz niat berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Latin : Ushallî sunnatal khusûf rak’ataini imâman/makmûman lillâhi ta’âlâ.
Artinya:
“Saya salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”
Yang paling utama adalah niat dalam hati hendak melaksanakan shalat gerhana bulan sebagaimana disebutkan pada arti dari lafadz niat shalat gerhana bulan diatas.
2. Ayat yang dibaca setelah alfatihah boleh selain dari ayat diatas.
Oleh : Muhammad fathi




