40 Hadits As Shaulatiyah Hadits Ke Enam :

40 Hadits As Shaulatiyah Hadits Ke Enam :

عَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ، حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ . متفق عليه .

Artinya :
Dari Anas r.u. Nabi Saw, bersabda :‘Tidak (sempurna) iman salah seorang di antara kamu sebelum kamu mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri,”.
(HR. Bukhori dan Muslim).

===========
Penjelasan Hadits

Tentang hadits ini As Syekh Muhammad Nawawi Banten mengutip pandangan As-Suhaimi yang menggelorakan semangat persaudaraan di tengah umat Islam atas dasar kemanusiaan meski dengan pemeluk agama di luar Islam.

قال السحيمي في معنى هذا الحديث أي لا يكمل إيمان أحدكم حتى يحب لكل أخ ولو كافرا من غير أن يخص بمحبته أحدا دون آخر مثل ما يحب أن يحصل لنفسه من الطاعات والمباحات الدنيوية بأن تفعل معه ما تحب أن يفعله معك وتعامله بما تحب أن يعاملك به وتنصحه بما تنصح به نفسك وتحكم له بما تحب أن يحكم لك به وتحتمل أذاه وتكف عن عرضه وإذا رأيت له حسنة أظهرتها أو سيئة كتمتها . انتهى

Artinya,
“As-Suhaimi berkata perihal makna hadits tersebut, ‘Tidak sempurna keimanan salah seorang kamu sebelum ia mencintai saudaranya meski pun kafir tanpa membatasi kasih sayangnya untuk kelompok tertentu dan mengabaikan yang lain sebagaimana ketaatan dan banyak hal mubah duniawi lain yang dirinya terima, yaitu perlakuan baik, interaksi, nasihat, putusanmu terhadap mereka, tanggunganmu atas penderitaan mereka, dan penjagaan sikapmu atas kehormatan mereka sebagaimana kau senang kalau mereka memperlakukan, berinteraksi, memberi nasihat dan putusan terhadapmu dengan baik. Jika melihat kebaikannya, kau memperlihatkannya di muka umum. Tetapi jika melihat kekurangannya, kau menutupinya,’.
(Lihat Syekh Muhammad Nawawi Banten, Syarah Qami‘ut Thughyan, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah: tanpa catatan tahun], halaman 27).

BACA JUGA  KHUTBAH JUMAT EDISI 30 OKTOBER 2020 PENTINGNYA BERAKHLAK
BACA JUGA  Wagub NTB : Mari Kita Tetap Berjuang Dengan Tetap Menjaga Protokol Covid-19

Anas Bin Malik :

Anas Bin Maliah (Abu Hamzah) Dia adala shohabat nabi Saw, dari kalangan Ansor, biliau juga sebagai pelayan nabi Saw, mulai dari usia 8 tahun, dia diserahkan oleh ibunya kerasulullah sambil berkata ya Rasulullah Do’akan lah anakku ini (Anas) lalu Rasulullah Saw, berdo’a untuk Anas r.u. dengan Ucapa “Ya Allah banyakkanlah hartanya, dan juga anaknya dan masukkan dia kedalam surga”.

Maka dengan sebab do’a nabi saw, beliau tergolong shohabat orang yang banyak anak.
Dan biliau wafat di bashrah pada th : 92 H. Dalam usia 100 tahun.

Istilah dalam ilmu hadits:
Perbedaan Muttafaqun Alaiah dengan Riwayat Bukhori dan Muslim.
Muttafaqun Alaihi adalah hadits yang diriwayatkan imam al-Bukhari dan Imam Muslim bukan hanya sama redaksi matan haditsnya tetapi adanya kesamaan pada periwayat pertama dari Rasulullah (shahabat).

Riwayat Bukhori dan Muslim : adalah hadits yang matannya sama namaun berbeda dalam sanad hadits (shohabat).

Allahu’alam Bis Showab.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA