Wagub NTB Hj Sitti Rohmi : Jangan Kucilkan Penderita Covid-19

banner post atas

Sinar5news.com -Jakarta- Persepsi masyarakat kepada penderita Covid-19 yang terkesan menjauhi bahkan membully menjadi perhatian serius bagi para tokoh kenamaan indonesia bahkan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengaku prihatin adanya pasien covid-19 yang di kucilkan.

Pandangan masyarakat terhadap penderita Covid-19 ikut dikritisi oleh orang nomer 2 di NTB Hj. Rohmi Sitti Djalillah Dalam acara Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi yang di siarkan secara langsung melalui RRI dan live streaming, Kamis (16/4),

Iklan

Wanita yang juga merupakan ketua umum muslimat NW ini menegaskan bahwa terkena virus corona bukan hal yang memalukan dan aib. Iapun meminta masyarakat untuk tidak mengucilkan penderita pasien covid-19. Namun masyarakat yang terkena virus ini harus di support untuk kesembuhannya.

“Virus Corona itu bukan penyakit memalukan, bukan sebuah aib, jangan kucilkan penderita covid-19, mereka harus di support biar sembuh,” Kata Wakil Gubernur NTB ini.

Dengan dikucilkannya penderita Covid-19 maka akan memberikan rasa malu atau takut terhadap penderita lain hingga akhirnya, penderita lain enggan memeriksakan dirinya sehingga membahayakan lingkungan sekitar.

Hj. Sitti Rohmi juga meminta penderita yang terkena covid-19 untuk bersabar selama dalam masa perawatan. Sementara bagi masyarakat Rohmi meminta agar mengikuti semua imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak, memakai masker dan tidak keluar rumah.

“Saya menghimbau masyarakat untuk ikut aktif memutus rantai penyebaran virus corona, ikuti semua protokol pengamanan dan pencegahan,” tutur wanita yang akrab disapa umi Rohmi ini.

Memberikan dukungan kepada penderita Covid-19 tentunya juga merupakan sebuah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, untuk ini diperlukan kerjasama dari semua pihak. Hargai dan jalani peran masing-masing karena itu yang dinamakan indonesia. -MS

BACA JUGA  Batu Gunung Longsor di Teluk Waru Lembar, Polisi Bersihkan Bebatuan dan Beri Tanda Peringatan