Sinar5news.com – Lombok Timur – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka acara sosialisasi Praktek Rekrutmen Pekerja Migran Indonesia (PMI) Bertanggung Jawab dan Tanpa Biaya yang diselenggarakan oleh Felda Global Ventures One Stop Center (FGV OSC) Lombok – PT Bumi Agro Nusantara. Kamis (04/12/2025)
Dalam sambutannya Wabup mengatakan bahwa sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai praktik rekrutmen yang benar. Ia juga menyoroti pentingnya prinsip “bertanggung jawab dan tanpa biaya” dalam rekrutmen Pekerja Migran Indonesia (PMI).
”Pemerintah Daerah berharap agar Pekerja Migran Indonesia (PMI) bekerja melalui jalur resmi dan mendapat perlindungan. Tujuannya untuk menjamin serta menjaga keamanan dan keselamatan PMI kita,” ujarnya.
Wabup berharap sosialisasi ini dapat menjadi pintu masuk bagi PMI untuk bekerja secara legal, melalui jalur resmi, dan terlindungi. Hal ini dinilai sangat relevan dalam menyongsong puncak bonus demografi pada 2040 dan visi Indonesia Emas 2045, yang membuka peluang lebih luas bagi angkatan kerja.
”Angkatan kerja PMI tidak hanya terbuka ke Malaysia, tetapi juga ke Taiwan, Jepang, dan negara lainnya, tentu dengan meningkatkan skill. Hal ini pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan daerah, termasuk pemberdayaan PMI purna,” tambahnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh Camat dan Lurah yang hadir pada kegiatan tersebut untuk menyerap informasi dan meneruskannya kepada masyarakat.
Sementara itu, Head of FGV OSC Lombok, Sudarman Bin Sudirman, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Daerah Lombok Timur dengan holding berhard Malaysia, yang diwakili oleh FGV OSC Lombok – PT Bumi Agro Nusantara, guna memastikan perlindungan dan mencegah eksploitasi.
”Langkah ini dilakukan untuk perlindungan dan pencegahan eksploitasi, serta memastikan proses rekrutmen PMI tanpa biaya tambahan (Zero Cost),” tegas Sudarman.
Pihaknya menyediakan layanan terpadu untuk rekrutmen dan persiapan tenaga kerja profesional yang akan ditempatkan di Malaysia. Seluruh proses, mulai dari seleksi, verifikasi dokumen, orientasi, hingga pra-keberangkatan, dijalankan sesuai standar etika dan transparansi yang tinggi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Lombok Timur dan Provinsi NTB, Direktur PT Primadaya, para Camat dari beberapa wilayah di Lombok Timur, serta sejumlah Lurah.(red)



