Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 28

Tanya jawab seputar Ramadhan

banner post atas

Soal : Kenapa masuknya air ke mulut dengan berkemumur secara berlebihan membatalkan puasa ?
Jawab : Karena berkumur secara berlebihan bukan perintah syara’. Oleh karena itu, masuknya air ke rongga mulut dengan sebab berlebihan dalam berkumur, dapat membatalkan puasa.

Soal : Lalu kenapa mandi dengan menyelam dilarang bagi orang yang berpuasa ?
Jawab : Mandi dengan menyelam makruh bagi orang yang berpuasa, karena ada kemungkinan besar mudahnya air masuk ke rongga ketika menyelam.

Soal : Bolehkah orang yang selalu dalam perjalanan tidak berpuasa ?
Jawab : Kalau perjalanannya terus menerus, maka tidak boleh membatalkan puasanya, karena tindakan tersebut bisa menggurkan kewajiban puasa bagianya secara keseluruhan. Lihat Ianatut Tholibin juz 2 hal. 267.

Iklan

Soal : Bolehkah pekerja berat tidak berpuasa ?
Jawab : Pekerja berat seperti pemanen padi, tukang bangunan dan sejenis pekerja berat lainnya harus berniat puasa pada malam harinya. Kalaupun ditengah puasanya dia tidak kuat, maka boleh baginya membatalkan puasa dan diqadha’ di hari yang lain. Lihat keterangannya di dalam kitab Fathul Mu’in bab puasa.

Solal : Bagaimana hukum orang yang kebablasan dalam bersetubuh di bulan puasa ?
Jawab : Jika dia sudah mengetahui fajar telah terbit, maka orang yang sedang bersetubuh harus segera mencabut diri dari persetubuhan tersebut. Jika dia membiarkan atau melanjutkan persetubuhannya, padahal dia tahu fajar telah terbit, maka puasanya batal, dan wajib baginya mengqadha’ dan membayar kafarot.

BACA JUGA  Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 26