Seorang pelajar tidak akan bisa naik kelas tanpa menempuh berbagai ujian. Baik dari Tryout, USBN, UNBK dan lainnya. yang tidak lulus menjalani ujian, sudah pasti tidak naik kelas.
Kini Allah ingin mengangkat derajat bagi orang-orang yang sabar, ulet, tahan banting, serta lulus dengan ujian yang diberikan-Nya berupa Corona.
Mungkin mayoritas insan dibelahan dunia ini ingin lulus menghadapi wabah covid-19 ini. Di antaranya dengan berikhtiar seoptimal mungkin untuk mengatasinya, dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dianugerahkan Allah SWT kepadanya, sambil hati tetap teguh dalam keimanan, bersabar, bertawakkal dan berserah diri hanya kepada Allah.
Hal ini memberikan pelajaran bagi kaum yang beriman untuk tidak terlalu PD. dengan terlalu percaya diri ini akan menumbuhkan sifat sombong. disisi lain jangan pernah berharap akan nikmat yang abadi sebelum kita melalui berbagai macam ujian silih berganti.
Bukankah kisah para pendahulu kita sudah ditorehkan dalam berbagai macam kisah, untuk menjdi ibroh.?
Apakah mereka kurang percaya aka adzab dan nikmat,?
(Tidak saudara).
Mereka adalah orang-orang yang sangat percaya dan imannya sudah tidak diragukan lagi. Namun sekali lagi Allah ingin bercerita betapa Allah tidak pernah kehabisan cara untuk mengangkat derajat hamb-Nya.
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
Wallahu’alam (Akhi Ramli)



