Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Beberapa sekolah ikut mengikuti sosialisasi lingkungan ramah anak di dunia pendidikan (23/10/19), yang diselenggarakan di gedung DPPAPP jakarta Pusat. Kegiatan ini terlaksana atas intruksi dinas pendidikan melalui dinas pemberdayaan, perlindungan anak dan pengendalian penduduk provinsi DKI Jakarta.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, mengacu kepada UU Perlindungan Anak pasal 76C “Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.”

Selanjutnya, UU ini dimanifestasikan dalam empat kategori Bullying. Pertama; Dalam Bentuk fisik, seperti memukul, mendorong, menjegal, menghancurkan barang, dll. Kedua; Dalam bentuk verbal, seperti meledek, mencaci-maki, menyindir, fitnah, dll. Ketiga; Dalam bentuk sosial, seperti mengisolasi, mengabaikan, menghindar. Keempat; Dalam bentuk cyber Bullying, seperti teror melalui media sosial, telepon, sms, tulisan, gambar, video, suara, dll.

Pada awal kegiatan, acara berjalan biasa-biasa saja, belum terlihat sesuatu yang terdengar ganjil dalam materi yang di sampaikan. Hal ini karena pembahasan masih terkait tentang anak, belum sampai kepada masalah Bullying.

Riuh suara peserta memenuhi ruangan acara, ketika pembahasan sampai kepada berbagai hal yang terkait dengan Bullying. Beberapa perwakilan dari peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut menanyakan barometer Bullying kepada nara sumber. Karena apa yg di jelaskan nampaknya ada yang berbeda dengan kenyataan di lapangan. Mereka merasa keberatan terhadap pembahasan tentang meninggikan suara didepan anak termasuk Bullying. “lalu seperti apa kita mengajar anak kalau yang begitu saja dianggap Bullying, Kalau anaknya bandel ya mau nggak mau suara dikerasin biar denger.” bisikan suara tidak jelas dari para peserta yang hadir.

Lebih lanjut, Bpk Ahmad, S.Pdi selaku peserta dalam kegiatan sosialisasi menerangkan. “Seperti apa yang saya fahami dari sosialisasi tersebut, bahwa Bullying meliputi segala hal yang membuat anak tidak nyaman, baik itu dalam bentuk ucapan ataupun tindakan, itu adalah termasuk bagian dari Bullying.”

BACA JUGA  Boleran/Rip Current : area mematikan di Pinggir Pantai
BACA JUGA  Selamat, BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Rapat Kerja Kabinet Gotong Royong

Menanggapi pandangan tentang Bullying, Bpk. Sugi selaku guru pengajar di SMA NW Jakarta memberikan ilustrasi terkait “Segala yang membuat tidak nyaman termasuk Bullying” Seenak apapun daging ayam masih ada yang tidak suka. Artinya sebagus apapun cara guru mengajar pasti ada murid yang tidak suka. Terus apakah beberapa anak yang tidak suka dan merasa tidak nyaman ini dikatagorikan Bullying? Ya tentu tidak. Mungkin dalam hal ini perlu penjabaran lebih rinci.

Dipenghujung materi, dihimbau kepada siswa, orang tua/wali dan masyarakat supaya melaporkan dugaan Bullying kepada call center 112 atau dinas pendidikan. (fathi)

Moga Manfaat

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA