Seruan Untuk Tidak Mudik Bagi Warga Jabodetabek Makin Menggema.Oleh: KH. Jamaluddin F. Hasyim, MH

banner post atas

Pemerintah daerah domisili pemudik dan pemerintah daerah asal pemudik harus bertindak keras menolak mudik dini ini.

Alasannya sederhana, kita tidak ingin wabah ini menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Pemudik pulang dengan resiko membawa penyakit ke kampung halamannya. Ngerinya lagi, warga desa asal pemudik boleh jadi minim pengetahuan tentang Covid 19 ini. Mereka dengan lugu dan gembira menyambut keluarganya yang pulang kampung karena lama tidak bertemu tanpa kewaspadaan akan bahaya yang mengancam.

Pemudik boleh beralasan sehat, namun perjalanan yang jauh dan interaksi dengan banyak orang di jalan boleh jadi membuatnya terpapar virus ini. Apalagi moda angkutan umum darat, laut maupun udara yang bercampur dan berdekatan penumpangnya. Ngeri deh pokoknya!

Iklan

Warga Jabodetabek, berlebaranlah disini, sayangi orang tua dan kerabat Anda, jangan jatuhkan mereka dalam bahaya.

Pemerintah pusat dan daerah, berbuatlah lebih tegas, jelas, bila perlu keras. Tutup pintu keluar dan masuk daerah masing-masing. Lindungi warga Anda tanpa kompromi. Perkecil ruang penyebaran Covid 19 ke wilayah Anda.

BACA JUGA  Islam, Pancasila dan Nahdlatul Wathan Oleh : Muh. Samsul Anwar