SERUAN KODI DKI JAKARTA DALAM PENANGGULANGAN WABAH COVID-19

SERUAN KODI DKI JAKARTA DALAM PENANGGULANGAN WABAH COVID-19

Bismillahirrahmanirrahim

Mencermati perkembangan seputar pandemi Cavid-19, KODI DKI Jakarta menyerukan kepada seluruh pihak terkait sebagai berkut:

1. Wabah Covid-19 merupakan musibah bagi segenap umat manusia yang terjadi atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagai umat beriman kita wajib mengimani hal tersebut, namun tidak melupakan bahwa agama juga menyuruh kita berikhtiar
menghindarkan diri dari jatuh ke dalam kebinasaan (Q.S. A-Baqarah: 195).

2. Ikhtiar dimaksud berupa kerja di rumah., jaga jarak (social distancing) dan selalu mencuci tangan adalah langkah terbaik sebagai ikhtiar lahir, disamping ikhtiar batin berupa taubat, munajat, dan doa mahan keselamatan. Disamping itu, menjaga kondisi mental, selalu berpikir positi, tidak panik dan penuh optimisme. Ketiga hal ini harus dilakukan secara seimbang tanpa mengabakan salah satunya.

3. Seruan pemerintah dan tokoh agama untuk mengghindari kerumunan baik dalam ruang publik maupun tempat ibadah patut ddukung semua pihak sebagai khtüar mewujudkan kemaslahatan bersama dan menghindarkan diri dari kemudaratan, dalam hal ini penuaran wabah Covid-19.

4. Warga Jakarta, khususnya umat islam diharapkan mentataati seruan diatas sebagai wujud taat kepada ulil amri, dan tidak perlu mempersoalkannya apalagi mempertentangkan pendapat tanpa keahlan ilmu memadai.

5. Memberkan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah, khususnya Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dan seluruh tenaga kesehatan yang telah berjuang, bahkan mengorbankan keselamatan demi
menangguangi wabah Covid-19. Semoga Allah membalas kebaikan mereka.

6.Ikut pnihatin terhadap kondsi yang dialami oleh setbagian besar para dai, ustadz dan guru ngaji yang tidak dapat beraktivitas mengisi berbagai kajian dan ceramah di tengah situasi seperti ini, seperti halnya yang menimpa para pekorja harian dan informal. KO0l berharap pemerintah dapat memberikan solusi, demikian pula halnya para DKM Masjid tempat mereka mengabdikan diri.

7. Para dai dan ustadz diharapkan ikut membangun rasa optimisme dan skap positif masyarakat dengan mengisi korten dakwah yang inspiratif dan menghibur melalui medai sosial dan sarana lainnya, dan mengajak umat terlibat aktif dalam penanggulangan wabah Covid-1 19.

8. DKM Masjid dharapkan bahu-membahu bersama RTRW setempat membentuk pusat krisis (Cisis Center) berbasis masjd yang melakukan pendataan kelompok rentan, pusat ketahanan pangan bahkan penyediaan ruang isolasi awal bagi ODP.

9. Menyerukan warga DKI Jakarta agar tidak mudik lebaran ke kampung halaman demi mencegah meluasnya penularan wabah Covid-19 ke desa. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan bersikap tegas untuk membendung para pemudik keluar dari kcta dan masuk ke daerah demi meindungi warga di wilayah masing-masing.

10. Memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segera mengangkat kita semua dari krisis ini agar situasi kembali seperti semula.

Jakarta, 209 Maret 2020

LEMBAGA KOORDINASI DAKWAH ISLAM
(KODI) PROVINSI DKI JAKARTA

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA