SELAMAT JALAN IBU TURINI BINTI BAPAK CARMI

banner post atas

SELAMAT JALAN IBU TURINI BINTI BAPAK CARMI

انا لله وانا اليه راجعون

Semua manusia cepat atau lambat pasti akan menemui ajalnya, tidak peduli dalam keadaan apapun. Lagi sakit, sehat, miskin, kaya, pejabat atau rakyat ketika datang sakaratul maut, tidak ada yang bisa mengelak. Keadaan ini juga dialami oleh salah seorang saudari kita yaitu Ibu Turini binti Carmi meninggal dunia dalam usia 65 tahun pada hari Rabu, 20 Januari 2021 pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat. Almarhumah ibu Turini meninggalkan seorang suami, 7 anak, 10 cucu dan 1 cicit.

Iklan

Berdasarkan pantauan dari media SinarLIMA (Sinar5News.com) banyak sekali para pentakziyah dari Desa Gintung Tengah yang datang memberi doa dan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhumah. Semua mereka menyempatkan untuk membaca dengan khusyu’ surat Yasin dan doa khusus yang diperuntukkan untuk si mayit.

Salah seorang putra dari Almarhumah yaitu Abdurrahman ketika diwawancara oleh salah seorang crew media SinarLIMA menyampaikan beberapa hal penting yang terkait dengan sosok Almarhumah ketika masih hidup. Kata Andurrahman keluarga besar merasa kehilangan dengan sosok ibu yang sangat penyabar, tidak mudah marah dalam menghadapi keadaan apapun, selalu tenang dalam menyelesaikan masalah dan aktif dalam berbagai kegiatan baik kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan.

Ketika ditanya tentang pesan apa yang selalu disampaikan ketika Almarhumah masih hidup. Abdurrahman menjawab, “Ibu saya itu senantiasa mengingatkan sesibuk apapun, hendaknya jangan lupa melaksanakan ibadah shalat”. Demikian Abdurrahman menuturkan apa adanya sambil menahan rasa sedih yang tidak tertahankan mengenang kebaikan beliau.

Lebih lanjut Abdurrahman menceritakan tentang aktifnya ibundanya dalam kegiatan-kegitan yang positif, seperti kegiatan keagamaan yang bersifat spiritual dan kemasyarakatan yang bersifat sosial. Katanya “ibu saya itu sangat aktif mengikuti kegiatan pengajian dan jam’iyyah mingguan dibeberapa tempat yang ada diwilayah Gintung Tengah

BACA JUGA  Kapolres AKBP.Tunggul Sinatrio,S.I.K,M.H, Dua Kali Jadi Kapolres Terbaik Dalam Jalin Sinergitas Dengan TNI.

Apa yang disampaikan oleh Andurrahman memang nyata. Karena aktifnya Almarhumah dalam kegiatan-kegiatan positif di masyarakat, sehingga banyak pelayat yang datang dan juga banyak yang menyolatkan janazahnya. Almarhumah dishalatkan di Mushalla Al Badriyah yang letaknya tidak jauh dari rumah kediamannya yaitu Blok.Sumur Bata, Desa Gintung Tengah, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Corebon, Jawa Barat. Yang bertugas sebagai imam adalah Drs. Badawi Muhammad Muro’i, M.Ag (tokoh dan ulama setempat).

Setelah selesai dishalatkan langsung dibawa ke pemakaman umum desa Gintung Tengah untuk dikuburkan. Dalam proses penguburan ini juga banyak para warga yang ikut mengantarkan dan menyaksikan penguburannya sampai selesai. Yang bertugas memompin bacaan talqin dan doa adalah Ust. H. Rajab (tokoh ulama desa Gintung Tengah dan masih ada hubuungan tali kekeluargaan dengan almarhumah).

Setelah pembacaan talqin, zikir dan doa, Ust. H. Rajab banyak memberi nasehat yang sangat berharga bagi para jamaah yang hadir dalam proses pemakaman tersebut. Diantara nasehatnya adalah hidup didunia tidak akan lama, karena itu mari kita manfaatkan sisa umur ini dengan memperkokoh iman dan beramal kebajikan yang banyak, agar hidup kita di alam barzakh nanti penuh dengan kenikmatan yang luar biasa.

Akhirnya kita ucapkan selamat jalan Ibu Turini binti Carmi, semoga Allah mengampuni seluruh dosanya, menerima amal ibadahnya, kuburnya lapang laksana taman diantara taman surga (raudhah min riyadhil jannah) dan kelak diakhirat Allah tempatkan di surga Firdaus. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan dapat menerima dengan tabah, ikhlas dan sabar atas mushibah ini. Aamiin (Amr)

Cirebon, 7 Jumadil Akhir 1442 H/21 Januari 2021