SELAMAT JALAN HJ. ZAHARA DELIAR NOER, MA TOKOH WANITA ISLAM INDONESIA

banner post atas

Innaa lillaahi wainnaa ilaihi raaji’uun, telah berpulang ke rahmatullah tokoh wanita Islam Indonesia Hj, Zahara Deliar Noer, MA, Rabu, 6 Mei 2020 pukul 16.20 WIB di kediamannya, Jl. Swadaya Raya 7-9, Duren Sawit Jakarta Timur. Almarhumah adalah istri dari mendiang almarhum Prof. Dr. Deliar Noer, MA yang telah dipanggil oleh Allah 12 tahun yang lalu. Untuk diketahui almarhum Prof. Deliar Noer juga seorang tokoh bangsa yang telah banyak berjasa mencerdaskan umat melalui kiprahnya sebagai dosen dan tokoh pemikir politik Islam yang sangat masyhur pada zamannya hingga saat ini.

Almarhumah Hj. Zahara Deliar Noer lahir di Tanjung Pura, 30 Juni 1932, meninggalkan seorang anak dan tiga cucu. Salah seorang cucu kesayangannya, Muhammad Hafiz Noer sewaktu diwawancara oleh crew media SinarLima (Sinar5News.com) merasa sangat kehilangan dengan sosok nenek yang semasa hidupnya selalu memberi semangat, motivasi dan arahan agar dapat menjadi manusia yang berarti, bijaksana dan bermanfaat bagi sesama.

Berdasarkan pantauan langsung dari media SinarLima, terlihat belasan karangan bunga sebagai ucapan belasungkawa berjejer mengitari tempat kediamannya. Karangan bunga tersebut berasal dari para pejabat baik dari instansi pemerintah maupun swasta, juga dari teman-teman seperjuangan dan keluarga besar.

Iklan

Dengan banyaknya karangan bunga tersebut menunjukkan almarhumah adalah bukan wanita biasa pada umumnya. Kalau kita melihat jejak perjalanan hidupnya dari berbagai karya tulis baik dari buku, majalah atau koran, ternyata beliau adalah aktifis handal yang mencurahkan segala ide dan pikirannya untuk kepentingan bangsa, baik melalui tulisan, seminar dan diskusi yang aplikatif. Walaupun demikian beliau tidak pernah melupakan sisi dakwah dalam pergerakannya. Buktinya dikediamannya berdiri mushalla yang diberi nama mushalla An Noer.

BACA JUGA  Dunia Music Indonesia Berduka!! Penyanyi Glenn Fredly Meninggal Dunia

Ditengah kesibukannya, almarhumah bersama mendiang suaminya, Prof. Deliar Noer sewaktu masih hidup meluangkan waktu untuk membimbing dan mengajar mengaji untuk anak-anak yang tinggal disekitar kediamannya. Semua anak yang belajar mengaji di mushalla ini tidak dipungut biaya apapun (gratis). Penulis sendiri sampai saat ini masih dipercaya menjadi salah seorang pengajar tetap di mushalla ini.

Dengan kegigihannya membela dan memperjuangkan hak-hak umat terutama hak-hak wanita, almarhumah akhirnya bergabung dalam sebuah organisasi yang bernama Wanita Islam (WI) dari tahun 1985 sampai akhir hayatnya. Organisasi WI ini lahir pada tanggal 29 April 1962 di Yogyakarta. Di WI ini almarhumah menumpah curahkan segala ide dan kemampuannya berjuang membela hak-hak wanita. Karena demikian aktifnya di organisasi WI ini, akhirnya beliau terpilih sebagai ketua umum selama dua periode. Periode pertama 1990-1995 berdasarkan muktamar WI ke VI di Asrama Haji Pondok Gede dan periode kedua 1996-2001 berdasarkan pada muktamar WI ke VII kembali Hj. Zahara Deliar Noer terpilih sebagai ketua umum.

Secara umum organisasi WI bergerak di bidang pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, koperasi dan kesehatan. Dalam dua periode inilah almarhumah aktif melakukan berbagai kegiatan untuk kebaikan, kemajuan dan kemaslahatan terutama bagi kaum wanita. Diantara kegiatannya adalah mengadakan seminar tentang pemberdayaan wanita dan almarhumah kerapkali menjadi nara sumber pada seminar ini. Juga mengadakan pembinaan dalam bidang dakwah kepelosok-pelosok daerah yang ada di Indonesia. Juga memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak yang tidak mampu dan masih banyak lagi kiprah nyata yang telah beliau lakukan selama masih hayat.

Kini almarhumah telah dipanggil oleh Allah penguasa alam semesta dan pemilik kehidupan. Penulis sendiri menyaksikan beliau adalah seorang aktifis wanita yang sangat peduli kepada bangsnya dalam berbagai hal sesuai kebutuhan yang ada. Walaupun beliau sakit-sakitan yang cukup lama, tetapi masih sempat menulis buku dan telah menghasilkan dua buku yang sangat bersejarah yaitu “Perempuan Catatan Sepanjang Jalan dan Wanita Islam 1990-2001 Sebuah Pengabdian”. Dua buku ini mengupas tuntas tentang perjalanan hidup beliau dan kiprahnya sebagai aktifis wanita Islam di Indonesia.

BACA JUGA  Selamat Jalan Guru Besar Kita Prof. Dr. H. Agustitin Setyobudi, MM, Ph.D (Pembina Media SinarLIMA)

Atas nama Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (NW) DKI Jakarta, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada almarhumah Hj. Zahara Deliar Noer, MA yang telah dipanggil oleh Allah SWT, semoga semua darma baktinya untuk agama, negara dan bangsa menjadi amal terbaik yang dapat dipetik pahalnya di akhirat nanti dan keluarga yang ditinggal tetap tabah, sabar dan ikhlas dalam menerima mushibah ini. Aamiin (Amr)

Jakarta, 14 Ramadhan 1441 H/7 Mei 2020 M