Seekor Semut Berpesan kepada Kekasihnya

banner post atas

Oleh Marendra Agung JW

Maafkan aku, sayang

bila malam ini aku tak kembali

Iklan

Nyawaku hanya satu, sayang

sedangkan di luar sana ada beribu manusia

berjalan tanpa melihat ke bawah

tak lagi menundukan kepala

Ya, maafkan … maafkan aku sayangku

Sekarang tak ada lagi Sulaiman

di luar sana hanya ada api –api berkobaran

Sayangku,

jika aku mampus terinjak kaki,

bersaksilah kepada paduka Raja

Cintaku pada negeri kita sedalam lubang tanah tepian selokan ini

jauh melebihi berat irisan daging yang gagal kubawa pulang

Jauh sekuat tembok yang menancap pada gembur tanah ini

deras tak ubahnya aliran sungai darurat di sudut jalan sana

Cintaku pada negeri kita,

Suci,

seperti yang kupersembahkan kepadamu,

sayangku.

BACA JUGA  Idul Adha : Didalam Hartamu Ada Hak Orang Miskin,Berkurbanlah!