Sinar5new – Arogansi yang terjadi atas ditemukannya pagar laut yang sudah lama beroperasi dan atas terbitnya surat pengkaplingan laut di sebagian wilayah Nusantara adalah bukti jalannya pemerintahan sebelumnya di negri para wali ini sedang tidak baik baik saja. Kehadiran pemerintah baru PS dengan selogan sapu bersih harus segara menjalankan amanat konstitusi mengobarkan perang terhadap Mafioso untuk menjaga tanah air ibu Pertiwi dari ganguan yang berasal dari dalam maupun luar.
Baru disadari laut Nusantara sudah banyak tergadaikan ke pihak oligarki. Mereka yang dengan sengaja berani dengan terang maupun tersembunyi menjual tanah air ke pihak asing adalah bukti penghianatan terhadap NKRI. Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat sapu bersih semua patok yang terpasang di laut seluas 30 km. Pemilik patok laut dan seluruh aparatur dan Mafioso yang terlibat wajib disapu bersih karena sudah dengan terang benderang berani mengadaikan tanah air ke pihak asing.
Tentu disini bukan hanya kesalahan diserahkan hanya pada Jokowi tapi semua partai yang terlibat dan oligarki dalam pemerintahan sebelumnya perlu diwaspadai sebagai persengkongkolan jahat menginjak injak ibu Pertiwi. Partai penguasa zaman Jokowi sebagai pengendali kekuasaan perlu diminta keterangannya.
Melihat pola praktek yang sama dari zaman ke zaman terhadap amanat menjalankan tata kelola pemerintahan yang cendrung korup. Maka, ke depan harus ada aturan yang mengikat terhadap semua pelaksana negara presiden dan partai pemenang agar tunduk patuh terhadap aturan hukum Indonesia atau Indonesia kembali kepada model perdana Mentri dengan model kerajaan seperti sedia kala.
Mereka yang bisa diangkat duduk di istana adalah warga bangsa asli merah putih pribumi asli yang siap melunasi hutang negara dan siap mensejahterakan warga bangsa di seluruh tanah air. Ini syarat mutlak sebagai raja di raja di tanah Nusantara. Hanya dengan kembali menjalankan amanat UUD 45 sebagai aturan, ideologi dan filosofi hukum yang digali dari rahim ibu Pertiwi Indonesia akan jaya sebagai negri yang mengatur dan mengendalikan peradaban dunia.
Nusantara yang sangat pluralisme, majemuk , moderat sebagai miniatur dunia sangatlah cocok untuk berdiri paling depan mengatur tata kelola kehidupan di jagat raya ini untuk kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. Dengan modal kewilayahan dan keragaman yang dimiliki Indonesia sangat teruji sebagai negara bangsa yang berpenduduk Pancasila. Untuk tampil menata dunia agar kehidupan lebih saling menghargai menghormati sesama sebagaimana ajaran Pancasila di tanah Nusantara yang toleran menghormati menebar kasih sayang sesama dengan kebebasan menjalankan ibadah berdasarkan kepercayaan dan keyakinan masing masing.
Tahun 2025 ini adalah momentum Indonesia memperbaiki diri total dalam segala aspek bidang kehidupan. Presiden PS sebagai mantan prajurit dikenal luas masyarakat Indonesia sebagai sosok pribadi berkarakter, visioner, sangat mencintai merah putih yang ingin melihat negri nya adil makmur sentosa. Kehidupan warga bangsa terjaga, memiliki harapan hidup sejahtera lahir batin. Negara yang disegani di atas jagat raya.
Beliau sosok kesatria sejati yang sangat paham bagaimana bersikap dan melakukan sapu bersih untuk tegaknya merah putih. Negara bangsa yang bersih, dari korupsi, Mafioso dan segala bentuk praktek kejahatan lainnya. Tahun ini adalah kesempatan emas Indonesia untuk maju lebih cepat dan dapat menjadi negara maju di kawasan sebagai bangsa besar yang berbudaya untuk menata dunia lebih adil dan bermartabat.
Selamat datang tahun kemakmuran dan kejayaan bangsa tahun 2025 waktunya Mera putih tegak kokoh berdiri untuk Indonesia yang lebih sejahtera dengan kembali ke pangkuan ibu Pertiwi sebagai pemilik modal pembangunan dan dana abadi yang dapat digunakan untuk membangun negara bangsa menuju sila ke 5 Pancasila.
( Presiden Forum Kebangsaan )



