PWI Lombok Timur Geram !!!, Laporkan Mantan Ketua BPPD Lotim. Karena Dua kali Catut Nama PWI.

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Anggota Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat(NTB) akhirnya melaporkan Mantan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah(BPPD) Lombok Timur tahun 2017 yang berinisial AR,setelah dua kali mencatut nama PWI untuk masuk menjadi Pengurus BPPD. Laporan itu diterima Waka Polres Lombok Timur,Kompol Bayu Eko Panduwinoto,S.IK. Senin(13/01/2020).

Menurut anggota PWI Lombok Timur yang memegang kartu Biru,mengatakan pihaknya sudah menyampaikan somasi kepada AR dengan meminta kepada yang bersangkutan untuk memberikan permohonan maaf  atas kesalahannya yang mencatut nama lembaga wartawan tertua diindonesia itu.

Foto : Waka Polres Kompol Bayu Eko Panduwinoto,S.Ik dan Kuasa Hukum PWI H.Hulain,SH

“kami sudah memberikan kesempatan kepada AR untuk menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut,namun yang bersangkutan malah menganggap proses hokum adalah hal yang biasa,” Ungkap Samsurijal yang juga ketua Forum Wartawan Media Online(FWMO) Lombok Timur.

Iklan

Menurut Rijal AR sudah dua kali mencatut nama PWI untuk masuk menjadi pengurus BPPD Lombok Timur, padahal yang bersangkutan belum pernah terdaftar sebagai wartawan yang memegang kartu biru atau menjadi anggota PWI. 

Bahkan yang paling menyakitkan bagi wartawan Lombok Timur, stetmen dari yang bersangutan lewat media social yang mengatakan wartawan tidak professional dan narasumber  berita yang diwawancarai oleh wartawan tidak memiliki konfetensi. 

Kuasa hokum PWI H.Hulain,SH menegaskan bahwa oknum tersebut telah dua kali mencatut nama PWI untuk mendapatkan jabatan di BPPD Lombok Timur, Hal tersebut melanggar pasal 266 ayat 1 terkait adanya keterangan palsu.

“Pasal yang dilanggar oleh oknum tersebut adalah pasal 266 ayat 1 tentang memberikan keterangan palsu yang digunakan dalam akta otentik. Ancaman hukumannya adalah 7 tahun penjara,” Ungkap H.Hulain.

Langkah pelaporan ini diambil oleh PWI, karena AR enggan untuk meminta maaf terhadap PWI, pada hal PWI telah melayangkan somasi kepada yang bersangkutan. Namun hingga saat ini tidak ada iktikat baik dari yang bersangkutan untuk meminta maaf.

BACA JUGA  Dakwah TGB (60) ULAMA JUGA PEJUANG BANGSA

“Karena sudah dua kali mengatasnamakan PWI Lombok Timur,sehingga teman-teman PWI Lombok Timur merasa dirugikan . sementara dia sendiri bukan sebagai wartawan dan tidak pernah ada rekomendasi dari PWI,” Tegas Hulain.

Sementara itu Waka Polres Lombok Timur, Kompol Bayu Eko Panduwinoto,S.IK yang menerima pengaduan dari PWI Lombok Timur, mengatakan bahwa Kepolisian sudah menerima berkas laporan terkait pencatutan nama PWI oleh oknum mantan Kepala BPPD tersebut.

“Jadi laporan dari PWI kita terima, namanya laporan harus kita terima, cuman semuanya akan berlanjut kepada penyelidikan meningkat menjadi penyidikan dan lain sebagainya itukan proses,saya minta kepada rekan-rekan wartawan dibawah PWI ikuti saja prosesnya ,kami terbuka semuanya dari proses penyelidikan ke proses penyidikan,” Ungkap Waka Polres Bayu Eko Panduwinoto.(Bul)ng