PONDOK PESANTREN ATTHOHIRIYYAH NW SINDANG JAYA CABANG BUNGIN BEKASI RESMI BERGABUNG DENGAN NW

banner post atas

Sinar5news.com -Bekasi – Ekspansi Nahdlatul Wathan (NW) sebagai organisasi Islam dengan mendirikan lembaga Pendidikan, Sosial dan Dakwah Islamiyyah ke berbagai pelosok di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang/Banten, dan Bekasi (Jabodetabek) adalah merupakan salah satu program yang terus aktif dilakukan oleh Nahdlatul Wathan DKI Jakarta.

Di hari Ahad, tanggal 12 Januari 2020/16 Jumadil ‘Ula 1441 H, bagi pengurus NW Jakarta telah mencatatnya sebagai bagian dari hari yang bersejarah dalam upaya dan ikhtiar perjuangannya untuk ekspansi atau pengembangan NW di wilayah Kabupaten Bekasi Utara, Jawa Barat. Di hari ahad tersebut dilakukannya peresmian dan pengukuhan Pondok Pesantren Attahoriyyah sebagai sebuah pobdok pesantren yang resmi bergabung dalam wadah organisasi NW.

Iklan

Dengan penuh semangat, sejak matahari terbit segenap Pengurus NW Jakarta bersama pimpinan Pondok Pesantren NW Jakrta dan Bekasi yang didampingi pula oleh sejumlah pengurus dan jama’ah muslimat NW dari Jakarta, jamaah dari NW Gabus, Pulo Puter, Muara Gembong, dan para alumni NW Jakarta serta crew Media SinarLima, dengan kompoi kendaraannya melaju ke arah Kabupaten Bekasi Utara untuk turut hadir dalam acara penting peresmian pesantren tersebut.

Lembaga pendidikan Pondok Pesantren yang diberi nama Pondok Pesantren Atthohiriyyah Nahdlatul Wathan tersebut, beralamatkan di Kampung Wangkal, Rt. 02, RW. 001, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi Utara, Jawa Barat tersebut, dipimpin oleh seorang pencinta NW, yang merupakan murid dari Abuya Kyai Dhimyati Pandegelang, Banten yang bernama Ustadz Muhammad Thahir dan puteranya Ustadz Ultufh.

Acara peresmian Pondok Pesantren ini terbilang cukup meriah. Kepala Desa setempat dan masyarakatnya di Desa Sindang Jaya, tua muda, pria wanita dari berbagai kalangan berduyun duyun datang menghadirinya. Gemuruh bacaan Hizib NW menjadi bagian pra acara yang tidak boleh terlewatkan. Demikian juga pengenalan lagu perjuangan atau Mars NW yang dinyanyikan oleh team paduan suara Santri NW Gabus, binaan ibu Vivi Bayu Sugara ikut menyelimuti hidmatnya suasana acara tersebut.

BACA JUGA  Kabar Gembira : Masjid Lama Di Tutup Kini Di Buka Lagi, Untuk Sholat Berjamaah

Selanjutnya setelah pembacaan Kalam Ilahi, dilanjutkan dengan pembacaan Shalawat Nahdlatain yang dipimpin oleh Ketua PWNW Jakarta. Dan sebelum memulai memimpin shalawat tersebut, beliau sempat sejenak mengenalkan jamaah tentang shalawat Nahdltain tersebut yang menjadi tradisi atau ciri khas NW yang tidak boleh terpisahkan, ketika memulai suatu acara.

Lalu tibalah saatnya sambutan inti untuk peresmian Pondok Pesantren Attahiriyyah NW Sindang Jaya yang disampaikan oleh Drs. Tuan Guru KH. Muhammad Suhaidi, SQ.

Dalam sambutan peresmian bersejarah tersebut, setelah berterima kasih atas keikhlasan Ustadz Muhammad Thahir dan puteranya Ustadz Ultuf serta keluarga yang bersedia bergabung dengan NW, pimpinan pondok pesantren NW Jakarta dan Bekasi inipun menyampaikan kepada jamaah yang hadir tentang memahami Nahdlatul Wathan (NW) yang didirikan oleh Almagfuuru lahu Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abd Madjid di tahun 1953. Dan beliau menyampaikan bahwa NW adalah organisasi Islam yang berhaluan pada Ahlusunnah wal Jamaah yang menjadi anutan mayoritas umat Islam di Indonesia dan bahkan dunia. Sehingga NW pun menjadikan sebagai alasan mengikutinya. Beliau juga dengan tegas menyampaikan tentang tujuan didirikan NW oleh sang Guru Besar Maulana Syaikh dengan mengatakan; “Tujuan NW adalah li i’la-i kalimatillaahi wa izzil Islam wal Muslimin, yaitu; untuk meninggikan kalimat Allah dan memuliakan Islam dan kaum muslimin dan dalam rangka mencapai keselamatan serta kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat sesuai dengan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah ala madzhabil imam al Syafi’i ra”. Pungkasnya diakhir sambutan.

Selanjutnya, untuk menyempurnakan acara pengukuhan dan peresmian Pondok Pesantren Atthohiriyyah Nahdlatul Wathan di Sindang Jaya, Bekasi ini, selain penancapan plang pondok pesantren yang lengkap dengan logo NW ini, ditandai pula oleh pemberian Fhoto Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abd Madjid dan Sanad Guru-guru Beliau yang diberikan oleh Ketua PWNW Jakarta yang didampingi oleh Sekretarisnya Al Ustadz Drs. Badri Hs, M.Pd kepada ustadz Muhammad Thahir selaku pimpinan pesantren.

BACA JUGA  Judul : Dakwah TGB.KH.M.Zainul Majdi,MA. ( Ketua Umum DT.PBNW). HAKIKAT KEMERDEKAAN Oleh: Abah Rosela Naelal Wafa

Dan sebagai bagian acara yang tak kalah penting dari bagian peresmian pesantren ini adalah ceramah agama yang disampaikan oleh Pimpinan Majelis Ahbaburrasul Indonesia, yaitu Sayyid Seif Alwi. Ceramah yang banyak membahas tentang pentingnya berpegang teguh pada aliran Ahlusunnah wal Jamaah inipun sangat menguatkan penyampaian sambutan dari pimpinan Pondok Pesantren NW Jakarta dan Bekasi yang telah disampaikan sebelumnya.

Setelah selesai mengakhiri ceramahnya, pimpinan Majelis Ahaburrasul Indonesia ini, sempat mengalungkan selendang kepada Tuan Guru H. Muhammad Suhaidi dan Tuan Guru H. Muslihan Habib serta ustadz Ultuf sebagai tanda keakrabannya dengan NW dan pengurusnya.

Dan sebagai akhir acara adalah do’a penutup yang dipimpin langsung oleh Al Ustadz Muhammad Thohir. Dan setelah ditutup dengan doa, acara peresmian ini dilanjutkan dengan makan siang dan ramah tamah… (Rhm)