NW sejati selalu bersyukur
Kepada Allah Yang Maha Ghafur
Atas segala nikmat mengguyur
Sampai masuk ke liang kubur
Diantara karakter NW sejati adalah selalu menunjukkan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah yang Maha Ghafur, karena yakin semua nikmat yang diterima adalah pemberian-Nya. Nikmat-nikmat tersebut diumpamakan hujan lebat yang selalu mengguyur bumi sampai merata dengan air, sehingga bumi itu menjadi subur dan membawa manfaat yang besar bagi kehidupan seluruh makhluk yang ada di atasnya.
Bentuk syukur yang ditunjukkan adalah dengan selau mengucapkan “Alhamdulillahi Robbil ‘aalamiin”, kemudian ucapan tersebut dibuktikan dalam bentuk amal yang nyata. Bagi yang memiliki badan sehat, akan dipergunakan nikmat tersebut untuk amal saleh dan diniatkan semata-mata untuk ibadah kepada Allah. Bagi yang memiliki harta, akan dipergunakan nikmat tersebut untuk memberi nafkah bagi keluarganya, membantu kepada sesama yang membutuhkan dan membantu perjuangan menegakkan agama Allah. Dan bagi yang memiliki jabatan, dipergunakan nikmat tersebut untuk berbuat adil dan mensejahterakan rakyat banyak. Semua nikmat yang diterima di dunia ini akan terus disyukuri dengan syukur yang sebenarnya sampai panggilan ajal datang menjemput hingga jasadnya dimasukkan kedalam liang kubur.
Nikmat Allah terus tercurah
Siang dan malam berlimpah-limpah
Jika dihitung pastilah susah
Tidak tahu berapa jumlah
Semua nikmat Allah itu sedetikpun tidak pernah berhenti menyertai hidup manusia, terus tercurah berlimpah ruah baik pada waktu siang, maupun waktu malam. Seandainya manusia berusaha menghitung nikmat-nikmat tersebut dengan alat tercanggih menggunakan sistem komputer yang ada di dunia ini, niscaya tidak akan pernah mampu dihitung saking banyaknya nikmat yang telah diperoleh. Hal ini dengan sangat jelas disebutkan dalam Al Quran surat An Nahl ayat 18,
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Artinya; “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” ( An Nahl 16:18)
Bila bersyukur nikmat bertambah
Walau sedikit terasa melimpah
Hidup diliputi dengan barokah
Itu semua karunia Allah
Semua nikmat yang telah kita terima betapapun kecilnya wajib disyukuri. Dengan bersyukur akan tumbuh kesadaran bahwa semua itu adalah pemberian dan karunia terbaik dari Allah sang pemilik nikmat. Betapapun gigihnya kita berusaha, ternyata nikmat itu sudah ditentukan hasilnya oleh Allah Ta’ala. Bila kita bersyukur, niscaya nikmat-nikmat tersebut betapapun kecilnya akan bertambah nilai keberkahannya. Itulah sebabnya orang yang pandai bersyukur tidak akan pernah mengeluh dengan keadaan yang ada dan tidak pernah merasa iri terhadap nikmat orang lain yang lebih banyak diterima dari dirinya. Inilah diantara rahasia hati/jiwa yang akan selalu dipenuhi rasa tenang, lapang dan bahagia, apabila selalu bersyukur kepada-Nya.
Bila berani nengingkari
Atas nikmat yang telah diberi
Pasti adzab akan menanti
Di akherat menyesal sekali
Bila kita sudah menerima semua nikmat yang Allah telah berikan, baik nikmat yang kecil maupun nikmat yang besar, jangan sekali-kali berani mengingkarinya. Jika kita berani mengingkarinya baik dengan ucapan maupun perbuatan, pasti Allah akan mengadzab dengan adzab yang sangat pedih. Lihatlah kenyataan yang ada, banyak sekali manusia mengingkari nikmat Allah, akhirnya berujung kepada tercabutnya nikmat tersebut. Sehingga habislah nikmat-nikmat itu, tidak ada yang tersisa sedikitpun dan di akhirat nanti akan dijebloskan ke dalam adzab neraka yang sangat panas. Sungguh akan merasakan sakit yang tiada tara, menjerit, meraung, merintih dan menangis sejadi-jadinya. Saat itulah penyesalan demi penyesalan muncul dari dalam diri. Tapi sayang, semua penyesalan tersebut sungguh tidak berguna sama sekali.
Demikian Allah nyatakan
Di dalam kitab suci Al Quran
Surat Ibrahim ayat tujuhan
Mari mengkaji secara sungguhan
Demikianlah Allah menyatakan dengan sangat jelas dalam kitab suci Al Quan surat Ibrahim ayat 7 dan ayat ini sangat populer di tengah-tengah masyarakat. Tetapi tidak semua manusia mau memahami dan mengkajinya secara mendalam. Padahal jika manusia mau memahami dan mengkajinya, akan banyaklah rasa syukur yang ditunjukkan dalam kehidupan yang fana’ di dunia ini. Karena sangat yakin bahwa semua nikmat yang diterima itu adalah semata-mata pemberian dari Allah Yang Maha Memberi Rizqi (Ar Razzaq).
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Artinya : Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Ibrahim 14:7)
Bekasi, 5 Sya’ban 1441 H/30 Maret 2020 M




