Pendidikan Islam dalam Kacamata Nahdlatul Wathan.

banner post atas

Oleh : Kader Pusaka ( Civitas Yayasan Pusaka Bangsa )

Berbicara tetang pendidikan adalah sebuah yang sangat menggairahkan, karna pendidikan mampu memberikan warna ilmu pengetahuan terhadap manusia setelah mengalami fase terdidik dalam dunia pendidikan. Kalok kita memperhatikan tokoh – tokoh bangsa, dunia nasional maupun dunia internasional merupakan orang berpendidikan, nah darisini mampu kita mengabil poin pentinya sebuah pendidikan.

Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak pendidikan Indonesia selalu memeberikan lampu kuning pendidikan merupakan sebuah keharusan dan sangat penting. Sedangkan menurut Prof. Dr. Imam Saproyogo bahwa Pendidikan merupakan untuk meneruskan misi kenabian. Dalam Islam memang sangat jelas peri ntah yang turun dalam wahyu adalah Kata perintah Mambaca kepada Muhammad sebagai Rasulullah SAW, dalam QS. Al-Alaq Ayat 1. Dari sini kita melihat pentingya membaca sebagai bagian penting dalam dunia pendidikan.

Iklan

Mengkritisi hakikat makna dari Perintah Membaca dalam QS. Al-Alaq Ayat 1 ini merupakan bermakna sangat universal, dalam arti seperti ini kata membaca tidak fokus hanya membaca tulisan di atas kertas atau lainya, namun membaca keadaan situasi dan alam sebagai kalam tuhan yang bersifat ciptaan tuhan. Dengan proses tetap melakukan membaca dengan rutin baik secara tertulis maupun tersirat merupakan akan memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan paradigma semakin maju.

Tradisi Membaca ; Modal dasar pendidikan Islam
Dalam dunia Islam Membaca selalu mejadi prioritas utama dalam menunjang pemahaman terhadap apa yang di ajarkan Islam itu sendiri. Tradisi membaca dalam Syari`at Islam sudah menjadi kewajiaban, minsalkan salah satunya membaca Surah Al-Fatihah dalam shalat merupakan salah satu dari rukun shalat lainya kalok tidak membaca maka shalatnya bisa batal. Pendidikan Islam selalu berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman, dari sejak awal Islam sebagai Agama ada di muka bumi ini. Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh utama dalam islam melihat orang yang bisa membaca dan menulis sangatlah penting, sebagaimana dalam sebuah peperangan melwan kafir Qurayis yang di menangkan oleh umat Islam dan mendapatkan beberapa orang di tawan. Di kejadian orang yang mempunyai keahlian membaca dan menulis akan bisa di bebeaskan dengan cara mereka harus mengajarkan kepada umat islam yang tidak bisa membaca menulis, nah dari hal ini kita meliahat pendidikan dalam islam sangat memperhatikan betul tradisi membaca.

Pendidikan Islam dalam Kaca Mata Nahdlatul Wathan.
Peningkatan kualitas pendidikan Islam masa lampau yang selalu berinovasi sehingga lahir berjilid – jilid karya berbentuk disiplin ke ilmuan maupun berbetuk sastra, hari ini kita dapat menikmati dengan membaca dan membedah pemikiran yang tertuang dalam bentuk kitab, buku, yang bisa menjadi rujukuan generasi Modern sekarang ini. Kehadiran Islam di Indonesia membawa sebuah misi yaitu pendidikan untuk masyarakatnya, kehadiran Pendidikan Islam ini mampu memberikan kesadaran kepada Masyarakat atau rakyat untuk mrnrgtahui Tuhan, hakikat dirinya dan lingkungan sekitanya (Social Sains).

Nahdalatul Wathan (NW) sebagai Organisani Masyarakat di Indonesia menjadikan pendidkan sebagai misi perjuangan. Menurut hemat saya perjuangan besar Nahdlatul Wathan sudah tepat dengan memulainya dengan bergerak di bidang Pendidkan, Sosial, Dakwah dan Pengembangan Ekonomi Ummat. Khusunya gerakan Nahdllatul Wathan pada pendidikan pada awalnya di motoring oleh Maulana Syikh TGKH.Muhammad Abdul Madjid merupakan sebuah kesadaran akan pentingya pendidikan dalam ruh Islam itu sendidri. Demi tegaknya pendidikan beliau sanggup menorbankan panggungnya sebagai Imam dan Khotib di Masjid ketika di berikan pilihan untuk meninggalkan pembangunan lembaga pendidikan.

Lembaga Pendidikan Islam yang murni lahir dari rahim Nahdlatul Wathan adalah NWDI, NBDI khususnya dan beberapan Lemabaga lainya. Lembaga Pendidikan Islam inilah yang banyak melahirkan Generasi Islam yang terdidikan dan menjadi tokoh – tokoh bangsa.