Penampilan Tarian Kreasi dan Cerita Rakyat Mewarnai “Sabtu Budaya” di SDN 33 Mataram

Penampilan Tarian Kreasi dan Cerita Rakyat Mewarnai “Sabtu Budaya” di SDN 33 Mataram

Sinar5news.com – Mataram – Upaya menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Nusantara terutama budaya Sasak, siswa-siswi SDN 33 Mataram secara khusus mempersembahkan Cerita Rakyat dan Tarian Kreasi pada kegiatan “Sabtu Budaya”, Sabtu (18/03/2023).

Penampilan diawali oleh cerita rakyat persembahan sari Riko dan kawan-kawan yang menceritakan tentang kehidupan masyarakat Monjok Kota Mataram. Penampilan Riko yang berperan sebagai kakek tua (papuq tuan dalam bahasa sasak). Penampilan kakek tua dengan gaya batuk khasnya sontak mengundang tawa seluruh siswa dan guru yang hadir.

Selain menampilkan cerita rakyat, siswa siswi SDN 33 Mataram juga menampilkan Tari Kreasi yang dipersembahkan oleh siswa-siswi kelas VI.

Guru Wali kelas VI Muhammad Ridwan mengatakan bahwa penampilan tarian kreasi anak-anak tersebut merupakan bagian dari mengasah minat dan bakat siswa.

“Anak-anak ini sebenarnya sudah memiliki talenta yang bagus dalam bidang seni, namun terkadang mereka suka malu-malu, sehingga kami para gurulah yang punya tugas memberikan motivasi kepada mereka sehingga bisa tampil percaya diri”, ungkap Ridwan disela-sela kesibukannya pada acara Sabtu Budaya.

Kegiatan ini juga, lanjut Ridwan, merupakan bagian dari rangkaian ujian praktek untuk kelas VI yang sebentar lagi akan mengahadapi ujian akhir kelulusan ke jenjang selanjutnya yakni SMP.

Sementara itu guru senior Hj. Wahyuni menyampaikan apresiasi kepada anak didiknya yang telah berani tampil percaya diri di hadapan siswa-siswi yang lain.
“Saya sangat terhibur dengan penampilan ananda Riko dan kawan-kawannya tadi, saya tidak menyangka mereka bisa berani tampil percaya diri seperti itu. Bagi saya ini merupakan suatu kemajuan bagi anak-anak kita dalam bidang seni yang harus diapresiasi oleh kita semua”, ucapnya.

Ia berharap ke depan SDN 33 Mataram mampu melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan dan keunggulan dalam bidang seni dan budaya.
“Kecintaan terhadap seni dan budaya sendiri harus ditanamkan kepada anak didik sejak usia dini, sehingga kami berharap sekolah ini mampu melahirkan peserta didik yang unggul dalam bidang seni dan budaya”, ungkap Hj. Mahyuni. (Man)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA