Sinar5news.com – Sejumlah guru agama dari berbagai sekolah di kota mataram yang tergabung dalam Forum Guru Honor Agama (FGHA) kota mataram menggelar pertemuan khusus membahas nasib guru honor agama di kota mataram, Sabtu (8/01/2022).
Pertemuan ini berlangsung di SDN 11 Ampenan dan diikuti oleh perwakilan guru honor agama dari berbagai sekolah di kota mataram. Dalam pertemuan ini guru-guru honor meminta Wali Kota Mataram untuk mengakomodir guru agama agar bisa menjadi ASN melalui seleksi P3K tahun 2022.
Mengingat seleksi P3K tahun 2021 lalu, hanya Pemerintah Kota Mataram yang tidak membuka formasi untuk guru agama sedangkan pemerintah kabupaten/kota yang lain membuka formasi untuk guru agama. Sementara itu kondisi di kota mataram sendiri saat ini sangat minim guru agama yang menjadi ASN di sekolah.

Ketua Forum Guru Honor Agama (FGHA) Kota Mataram, Abdul Ahyi mengungkapkan bahwa setiap guru honor agama harus kompak untuk menyuarakan haknya kepada pemerintah
“saya minta kita semua guru honor agama untuk merapatkan barisan, satukan suara dengan tujuan meminta bapak wali kota mataram agar segera mengangkat guru honor agama menjadi ASN PPPK bagi guru yang sudah terdaftar di DAPODIK”, jelas Ahyi di hadapan pengurus yang hadir.
Pertemuan ini juga telah menghasilkan struktur koordinator di masing-masing kecamatan se-kota mataram. Diantaranya
Koordinator Kecamatan Ampenan Ustadz Muhammad Yusuf, Kecamatan Mataram Ustadz Makbul, Kecamatan Cakra dan Sandubaya Ustad Masri dan Kecamatan Selaparang Ustadz Muhammad Fatoni.
Rencananya guru-guru honor yang tergabung dalam FGHA ini juga akan melibatkan organisasi profesi seperti KKG PAI Kota Mataram dan anggota DPRD Kota Mataram dalam menyuarakan aspirasinya.
“KKG Kota, KKG Provinsi tetap kita libatkan dalam hal ini, dan InsyaAllah akan ada Anggota DPRD yang kebetulan di bagian pendidikan yang siap untuk mendukung perjuangan kita semua”, ucap Masri koordinator kecamatan Cakra dan Sandubaya. (Man)


