Nasehat Kehidupan

Nasehat Kehidupan

Allah Ta’ala berfirman :
وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ
“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman”
(QS. Adz-Dzariyaat : 55)
 
 Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus Ad-Daari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama adalah nasihat.” Kami bertanya, “Untuk siapa?” Beliau menjawab, “Bagi Allah, bagi kitab-Nya, bagi rasul-Nya, bagi pemimpin-pemimpin kaum muslimin, serta bagi umat Islam umumnya.”
(HR. Muslim, no.55)
 
 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.”
(HR. Muslim, no.1893, dari Uqbah bin ‘Amr)
 
 Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Tidak ada kebaikan pada kaum yang tidak saling menasehati, dan tidak ada kebaikan pula pada kaum yang tidak mencintai nasehat.”
(Al-Istiqomah, hal.148)
 
 Abu Darda radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Boleh jadi aku mengajak kalian pada suatu kebaikan sedang aku sendiri belum melakukannya, namun aku berharap Allah mencatatnya sebagai suatu kebaikan bagiku.”
(Siyar A’lam an-Nubala, II/335)
 
 Uwais Al-Qarni rahimahullah berkata:
“Sesungguhnya memerintahkan kepada perbuatan baik dan mencegah perbuatan mungkar tidak mengenal teman, kami memerintah teman-teman kami untuk berbuat baik sekalipun mereka mencaci maki harga diri kami dan mereka didukung oleh orang-orang fasik. Bahkan, demi Allah, mereka menuduh kami dengan berbagai tuduhan keji, sungguh aku bersumpah demi Allah, bahwa aku tidak meninggalkan tugas mulia itu terhadap mereka.”
(Al-I’tisham, 1/22)
 
 Al-Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata:
“Seorang mukmin itu biasa menutupi aib saudaranya dan menasehatinya. Sedangkan orang fajir (pelaku dosa) biasa membuka aib dan menjelek-jelekkan saudaranya.”
(Jami’ul Ulum wal Hikam, 1/225)
 
 Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:
“Apabila engkau memiliki teman yang membantu dirimu dalam ketaatan, maka perkuatlah pertemananmu dengannya. Karena mencari teman (yang baik) itu sulit, dan berpisah dengannya itu mudah.”
(Hilyatul Auliya’, 4/101)
 
 Imam Ibnu Hibban rahimahullah berkata:
“Sebaik-baik saudara (seiman) adalah mereka yang paling banyak memberi nasehat.”
(Raudhatul ‘Uqalaa, hal.195)
 
Wallahu A’lam
BACA JUGA  Tunjukan Penghormatan NW Hadiri Undangan PUI

Baca Selanjutnya

BACA JUGA  KBO Satresnarkoba Lotim, Edukasi Pedagang Soal Kampung Sehat Dan Bahaya Narkoba

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA