MULIANYA HATI SEORANG GURU Oleh : Abu Akrom (Pengasuh dan Guru BK di SMP Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta)

MULIANYA HATI SEORANG GURU Oleh : Abu Akrom (Pengasuh dan Guru BK di SMP Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta)

Ingatlah bahwa guru itu tugasnya tidak ringan. Guru itu mesti membuat berbagai macam administrasi yang menguras pikiran dan menyita waktu, sehingga tujuan utama untuk mendidik iman dan akhlak peserta didik nyaris tidak ada waktu.

Walau demikian, secara umum semua guru di Indonesia di tengah-tengah rusaknya dunia remaja saat ini, terus gigih berjuang secara sungguh-sungguh mengajar berbagai macam disiplin ilmu dan mendidik mereka dengan pendidikan iman dan akhlak mulia, walaupun sikap mereka yang mulia itu terkadang sering tidak mendapat pujian/penghargaan dari orang lain.

Agaknya ada benarnya juga -walaupun penulis tidak begitu sependapat-, dalam sebuah penggalan lagu Hymne Guru disebutkan “Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa”. Lagu tersebut diciptkan oleh Bapak Sartono dari Madiun tahun 1980.

Menurut lagu tersebut, seolah-olah guru tidak perlu mendapatkan apresiasi terhadap jasa-jasa besar didalam mengajar dan mendidik putra-putri anak bangsa di Indonesia.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA