Mulai Besok! Keluar Masuk Jakarta Harus Ada Surat Izin

banner post atas

Sinar5news.com – Jakarta – Upaya pemerintah dalam melakukan pembatasan sosial berskala besar(PSBB) terus saja di gencarkan Pemprov DKI Jakarta kini mengharuskan semua orang yang masuk atau keluar lingkungan Jakarta memiliki surat izin.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menuntukan sebanyak 12 Check untuk melakukan pengecekan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) bagi mereka yang mau datang atau meninggalkan Jakarta. Ketentuan ini mulai berlaku pada Jumat (22/5).

Kepala dinas perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan bahwa hal ini sesuai dengan Pergub No. 47 tahnun 2020.

Iklan

“Mulai besok, kami akan melakukan pemantauan keluar masuk Jakarta sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020, setiap orang wajib menunjukkan surat izin keluar masuk Jakarta,” ujar Syafrin

Berdasarkan keterangannya dari 12 titik tersebut, 10 di antaranya berada di jalan arteri di perbatasan Jakarta.

“Ada 10 di jalan arteri di batas wilayah administrasi DKI Jakarta contoh di Kalimalang, kemudian Jalan Raya Bogor, Jalan raya Bekasi, Lenteng Agung, di Pasar Jumat, atau pos polisi Kamal, atau di Kalideres,” ungkap kepala dinas perhubungan ini.

Selain itu dua titik lainnya berada di tol menuju atau keluar Jakarta, yakni di KM 47 Tol Cikarang (Jakarta-Cikampek) dan di Tol Cikupa.

“Dua di tol yang arah keluar Jakarta itu satu di Tol Cikarang Jakarta-Cikampek di Kilometer 47. Kemudian ada satu di Tol Tangerang-Banten di Cikupa,” sambungnya.

Guna pengamanan pintu keluar atau masuk Jakarta, pihaknya mengerahkan 1.500 personel setiap shiftnya. Diharapkan dengan adanya upaya ini akan lebih mempermudah pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19. (MS)

BACA JUGA  Ketua Umum Patriot Muda Indonesia Melakukan Kunker ke PT. Pindad