Meskipun 808 Orang Gagal Naik Haji, Animo Warga Lotim Berhaji Tinggi, Tercatat 32.687 Orang Masuk Daftar Tunggu,Hingga 34 Tahun Kedepan.

Meskipun 808 Orang Gagal Naik Haji, Animo Warga Lotim Berhaji Tinggi, Tercatat 32.687 Orang Masuk Daftar Tunggu,Hingga 34 Tahun Kedepan.

Sinar5news.com – Lombok Timur – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj.Rahmatullah,QH,B.A, menerangkan, ada 808 orang calon jamaah haji yang tertunda keberangkatannya pada musim haji 2021 ini, disebabkan Pemerintah Arab Saudi belum bisa menerima jamaah haji karena pandemi Covid-19.

Menurut Rahmatullah pihaknya sudah menginformasikan kepada 808 orang calon jamaah haji yang ditunda keberangkatannya ketanah suci Makkah dan Madinah karena pandemic Covid-19, melalui Kantor-Kantor Urusan Agama yang ada di Lombok Timur.

Terkait dengan informasi banyaknya jamaah calon haji Indonesia yang menarik kembali tabungan hajinya karena pesimis akan bisa berangkat dengan segera. Hj.Rahmatullah juga menyampaikan di Lombok Timur jumlah calon jamaah haji yang menarik atau mengambil uang tabungan hajinya ada 89 orang.

“Dari bulan Januai hingga Mei 2021 ini tercatat ada 87 orang yang sudah mengambil tabungan hajinya, disebabkan karena 58 orang meninggal dunia, paktor ekonomi 26 orang, yang sudah berhaji 2 orang dan sudah mendapatkan pelimpahan satu orang,”ungkap Hj.Rahmatullah dikantornya. Rabu (09/06/2021).

Menurut Kasi PHU Kemenag Lombok Timur, meskipun pelaksanaan ibadah Haji terus terdunda akibat pandemic Covid-19, semangat maasyarakat Lombok Timur untuk berangkat Haji tidak pernah surut terbukti, hingga saat ini daftar tunggu haji di Kabupaten Lombok Timur sebanyak 32.687 orang.

“Sampai dengan hari Jum’at tanggal 4 Juni 2021 kemaren ini, jumlah daftar tunggu calon jamaah haji kita di Lombok Timur, berjumlah 32.687 orang, jadi kalau kita konfersikan dengan kuota haji kita pada setiap tahunnya, maka daftar tunggu ini akan sampai 34 tahun,” ungkap Hj. Rahmatullah yang mengaku tamatan MDQH Pancor.

BACA JUGA  Rencana Pinjaman Pemda Lotim Rp. 90 Miliar di Bank NTB Syariah, Terancam Gagal Karena Kemendagri RI Belum Setuju.

Ia juga menyampaikan bahwa Kemenag tidak ada hubungan sama sekali dengan dana haji, karena dana haji itu langsung dikelola oleh BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) yang berada langsung dibawah Presiden.

BACA JUGA  Buletin Jum'at HAMZANWADI Edisi 23

“Kementerian Agama sama sekali tidak tersentuh oleh dana Haji itu, yang mengelola keuangan Haji, baik dari setoran awal dan pelunasan dana haji adalah BPKH atau Badan Pengelola Keuangan Haji,”pungkasnya.(Bul)

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA